Tugas Akhir
Burung Pancawarna sebagai sumber ide pada penciptaan busana ready to wear “Neura Caslik\" / Berliana Nadia Rakhma Tirtasari
Abstrak
Busana ready to wear neura caslik terinspirasi dari salah satu burung endemik yaitu burung pancawarna yang hidup di hutan Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan. Kata ldquo Neura Caslik rdquo merupakan singkatan dari neutral warm casual dan lurik. Busana neura caslik dibuat berdasarkan tema The Survivors subtema optimistic dengan kombinasi warna-warna cerah dan kontras dengan potongan busana rapi. Burung pancawarna memiliki variasi warna bulu yang indah terdiri dari warna kuning hitam putih merah dan hijau kekuningan serta garis-garis hitam dan kuning pada bagian dada dan lambung. Warna-warna bulu burung pancawarna dituangkan dalam pembuatan busana ready to wear neura caslik. Busana neura caslik ini dikombinasikan dengan kain lurik hasil pengaplikasian dari motif bulu burung pancawarna. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui proses pembuatan busana ready to wear dengan kombinasi kain lurik. Metode penciptaan yang digunakan memiliki 3 tahapan antara lain eksplorasi (mindmapping moodboard fabricboard storyboard) perancangan (pembuatan desain sketsa) dan perwujudan (pengambilan ukuran rancangan bahan dan harga pembuatan pola dasar dan pecah pola proses produksi). Proses pembuatan busana neura caslik terdiri dari pembuatan desain sketsa desain ilustrasi dan desain produksi pengambilan ukuran pembuatan pola dasar dan pecah pola rancangan bahan dan harga proses cutting proses sewing hingga finishing dan hasil jadi busana. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dalam pembuatan pola perhatikan lebar muka dan bentuk kerung agar nyaman digunakan dalam membuat celana perhatikan lingkar pesak dan lingkar panggul agar nyaman ketika digunakan dalam proses pressing ketika sewing usahakan dilakukan dengan baik agar hasil yang didapat rapi dan sesuai jatuhnya busana.