Skripsi
Optimasi konsentrasi FECL3 dalam sintesis kawat nano perak ditinjau dari morfologi, transmitansi optik, dan konduktivitas listrik sebagai aplikasi elektroda konduktif transparan dan fleksibel / Ahmadani Darul Fikri
Abstrak
Elektroda Konduktif Transparan dan Fleksibel/Flexible and Transparent Conductive Electrode (FTCE) merupakan perangkat elektronik yang banyak diminati karena konduktivitas dan transparansinya yang tinggi. Bahan yang sering digunakan adalah Indium Tin Oxide (ITO) namun ITO terdapat kekurangan yaitu biaya sintesis mahal bahannya langka dan tidak fleksibel. AgNWs sebagai pengganti ITO memiliki transparansi konduktivitas tinggi dan fleksibel. Pada penelitian ini AgNWs disintesis menggunakan metode poliol dengan variasi konsentrasi FeCl3 (0 M 0 02 M 0 04 M 0 06 M dan 0 08 M). Metode deposisi menggunakan drop casting pada substrat polyethyelen terephthalate (PET). Sampel AgNWs dikarakterisasi menggunakan SEM-EDX XRD FTIR UV-Vis dan Four Point Probe. Hasil XRD terdapat 5 puncak difraksi yang menunjukkan AgNWs berhasil disintesis. Jika konsentrasi FeCl3 ditingkatkan diameter AgNWs juga semakin besar tetapi konsentrasi FeCl3 yang terlalu rendah membuat diameter AgNWs lebih besar. Mensintesis AgNWs tidak menggunakan FeCl3 dihasilkan Ag Nanopartikel (AgNPs) dan beberapa Silver Nanorods. Konsentrasi FeCl3 paling optimal adalah 0 04 M dengan diameter dan panjang AgNWs rata-rata 136 60 nm dan 39 61 mu m. Trasmitansi mencapai 65 90 % dan konduktivitas listriknya mencapai 4x106 S/m.