Skripsi
Penerapan metode jigsaw ii dalam pembelajaran qira’ah untuk meningkatkan kemampuan menemukan ide pokok paragraf siswa kelas xi MAN 1 Gondanglegi / Masyita Dewi \'Inayatul Maghfiroh
Abstrak
Metode jigsaw terbukti menjadi salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran membaca bahasa Arab (qira rsquo ah) dalam kelas yang tingkat kemampuan siswanya heterogen. Dalam pembelajaran qira rsquo ah salah satu indikator keberhasilan kemampuan pemahaman bacaan adalah siswa mampu mengidentifikasi fakta dari teks yang dibaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Penerapan metode jigsaw II untuk meningkatkan kemampuan menemukan ide pokok paragraf siswa MAN 1 Gondanglegi dan (2) Peningkatan kemampuan menemukan ide pokok paragraf siswa MAN 1 Gondanglegi melalui penerapan metode jigsaw II. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian sebanyak 16 siswa kelas XI I MAN 1 Gondanglegi. Hasil penelitian ini menunjukkan metode jigsaw II diterapkan dengan cara 1) Setelah guru menjelaskan konsep ide pokok paragraf siswa dibagi menjadi 5 kelompok asal (kelompok pertama) yang terdiri dari 3-4 siswa 2) setiap anggota kelompok asal dibagi tugas mengerjakan soal berupa a) Mengidentifikasi ide pokok dalam paragraf b) Mengidentifikasi ide penunjang dalam paragraf c) Menghubungkan ide-ide yang terdapat dalam bacaan 3 ) Anggota dari kelompok asal yang berbeda dengan penugasan yang sama membentuk kelompok baru (kelompok ahli) yang anggotanya terdiri atas 5-6 siswa dan diberi waktu berdiskusi selama 15 menit 4) Setelah diskusi kelompok ahli selesai setiap anggota kembali ke kelompok asal dan menjelaskan kepada anggota kelompok tentang sub materi yang mereka kuasai 5) Setiap anggota kelompok ahli mempresentasikan hasil diskusi yang diperoleh dari kelompok asal selama 20 menit. Peningkatan kemampuan menemukan ide pokok paragraf siswa MAN 1 Gondanglegi diperoleh dari rata-rata skor pre-test yang dilakukan pada prasiklus sebesar 56 31 dan pada siklus II diperoleh rata-rata skor sebesar 73 37. Selanjutnya rata-rata skor pada siklus II sebesar 92 87.