Skripsi
Pengaruh konsentrasi curcuma longa pada ukuran partikel cocufe2o4 untuk aplikasi drug delivery system / Robbi Fatur Rohman
Abstrak
Kanker merupakan salah satu penyebab kematian nomor dua terbesar di dunia. Metode pengobatan yang banyak digunakan yaitu kemoterapi yangmana memiliki efek samping yang berbahaya bagi tubuh. Salah satu inovasi terkait permasalahan tersebut adalah dengan drug delivery system (DDS). DDS pada saat ini banyak dikembangkan menggunakan material nanopartikel salah satunya spinel ferit dikarenakan potensinya yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak Curcuma longa pada proses sintesis CoCuFe2O4 untuk aplikasi drug delivery system. Berdasarkan tujuan tersebut proses sintesis CoCuFe2O4/Curcuma longa dilakukan menggunakan metode kopresipitasi dengan variasi konsentrasi Curcuma longa sebesar 0% 2 5% 5% 7 5% dan 10%. Struktur kristal morfologi dan gugus fungsi pada sampel dikarakterisasi secara berturut-turut menggunakan XRD SEM dan FTIR. Sedangkan sifat magnetik uji persentase drug loading dan drug release dikarakterisasi menggunakan VSM dan UV-VIS. Berdasarkan hasil uji XRD didapatkan struktur kristal spinel kubik dengan ukuran rata-rata kristal pada rentang 6 55 ndash 7 96 nm. Hasil uji SEM menunjukkan morfologi dari nanopartikel CoCuFe2O4/Curcuma longa memiliki bentuk partikel bulat namun tidak sempurna dikarenakan terjadinya aglomerasi. Ukuran rata-rata partikel mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya konsentrasi Curcuma longa. Hasil uji FTIR menunjukkan adanya ikatan logam pada sub kisi oktahedral Co-O pada bilangan gelombang 437 cm shy -1 dan tetrahedral Fe-O pada bilangan gelombang 545 cm-1 yang mengonfirmasi adanya struktur spinel terbentuk pada semua sampel. Selain itu terbentuk ikatan amina yang dihasilkan oleh adanya Curcuma longa pada bilangan gelombang 850 cm-1. Berdasarkan hasil uji VSM yang menunjukkan bahwa magnetisasi maksimum magentisasi remanen dan koersivitas meningkat seiring dengan bertambahnya konsentrasi Curcuma longa. Hasil UV-Vis menunjukkan bahwa nanopartikel CoCuFe2O4/Curcuma longa dengan konsentrasi Curcuma longa sebesar 10% memiliki nilai pemuatan obat dan kumulatif release yang paling baik.