Skripsi
Hubungan students leadership dan kemampuan manajemen waktu terhadap hasil belajar mata pelajaran kelompok kejuruan siswa kelas x TKR di SMK PGRI 3 Malang / Esa Arijuna Priyananda
Abstrak
Arijuna Priyananda Esa. 2024. Hubungan Students Leadership Dan Kemampuan Manajemen Waktu Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Kelompok Kejuruan Siswa Kelas X TKR di SMK PGRI 3 Malang. Skripsi Departemen Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Syamsul Hadi M.Pd M.Ed. Kata Kunci Kepemimpinan Siswa Kemampuan Manajemen Waktu Hasil Belajar Mata Pelajaran Kelompok Kejuruan Students leadership harus dimiliki oleh peserta didik karena terdapat beberapa tuntutan yang tersirat dalam sebuah proses pengembangan ilmu dan akan terus menerus dipelajari dalam tahapan menjadi seorang pemimpin. Manajemen Waktu memiliki hubungan yang saling berkaitan terhadap hasil belajar produktif siswa yang mana jika diterapkan dengan benar akan menjadikan siswa memiliki kapasitas untuk pengaturan diri dalam menggunakan waktu secara efektif dan efisien yang mana siswa mampu untuk melakukan perencanaan memiliki kualitas untuk kontrol waktu siswa mampu menerapkan prioritas menurut urgensi dan tidak menunda pekerjaan yang harus diselesaikan dengan tepat waktu Kristy (2019) dalam penelitiannya menyampaikan bahwasanya manajemen waktu adalah Tindakan yang bertujuan untuk memperoleh sebuah penggunaan waktu yang efektif ketika melakukan tindakan tertentu yang mengarah pada tujuan. Peran Manajemen Waktu terhadap kegiatan belajar dan hasil belajar sangatlah diperlukan karena Manajemen Waktu merupakan salah satu faktor internal yang senantiasa mampu berpengaruh pada prestasi Hasil Belajar Siswa. Hubungan Students Leadership dan Kemampuan Manajemen Waktu terhadap Hasil Belajar Mapel kelompok kejuruan ini adalah keterkaitan antara input dan output atau usaha dan hasil. Dikarenakan agar seorang pemimpin berhasil dalam memimpin mereka harus memiliki skill manajemen waktu yang baik. Berdasarkan uraian diatas peneliti ingin mengetahui dan mengungkap lebih lanjut mengenai bagaimana hubungan antara Students Leadership terhadap Kemampuan Manajemen Waktu dan Hasil Belajar Siswa maka peneliti mengambil judul ldquo Hubungan Students Leadership dan Kemampuan Manajemen Waktu Terhadap Hasil Belajar Mata pelajaran kelompok kejuruan Siswa Kelas 2 TKR di SMK PGRI 3 Malang rdquo . Pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner dan dokumentasi. Kuesioner menggunakan dokumen hardfile yang telah disiapkan oleh peneliti untuk memuat angket secara online. Hal tersebut dilakukan agar setiap data yang dikumpulkan terdapat bukti fisik yang nyata tanpa menggunakan akses internet sehingga tidak ada kemungkinan server down pada saat pengisian kuesioner. Teknis pelaksanaan pada pengambilan data yakni angket akan disebarkan ke seluruh responden yang mana di dalam angket (kuesioner) tersebut terdapat beberapa pertanyaan yang akan menambahkan informasi yang akan terungkap jika diisi langsung oleh responden untuk melengkapi data penelitian ini. Penyusunan instrument pada penelitian ini menggunakan 4 skala Likert. Menurut Sumartini et al (2020) mengungkapkan bahwasanya dalam Skala Likert tersebut kuesioner yang telah disebarkan mampu menampilkan skor pada masing-masing jawaban yaitu sebesar 1-4. Jika kuisioner favorable maka memperoleh 1 (satu) skor guna jawaban/pendapat sangat tidak setuju namun skor 4 (empat) untuk jawaban ataupun pendapat setuju dari responden. Begitu juga sebaliknya jika kuisioner unfavorable maka skor 4 (empat) guna jawaban/pendapat sangat tidak setuju serta 1 (satu) skor untuk jawaban ataupun pendapat setuju. Dokumentasi adalah metode pengumpulan data yang menggunakan catatan raport rapor dll. Untuk Kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK PGRI 3 Malang kualifikasi rapor digunakan untuk mengumpulkan informasi terkait dengan hasil belajar Mapel Kelompok Kejuruan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diketahui terdapat hubungan yang signifikan antara Students Leadership dan Manajemen Waktu terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Kelompok Kejuruan secara simultan atau bersama-sama. Berdasarkan hasil perhitungan analisis dapat diketahui signifikan 0 009 lt 0 05 dengan nilai Adjusted R Square sejumlah 0 089 ataupun berarti 8 9%. Arti dari angka tersebut bahwasanya Students Leadership dan Kemampuan Manajemen Waktu secara simultan memiliki hubungan pada Hasil Belajar Mata Pelajaran Kelompok Kejuruan siswa kelas X program keahlian TKR di SMK PGRI 3 Malang sebesar 8 9%. Selanjutnya sisanya yakni (100% - 8 9% 91 1%) dapat dipengaruhi yang lain di luar variabel Students Leadership dan Kemampuan Manajemen Waktu.