Skripsi
Hubungan self awareness dan social environment terhadap kesiapan menjadi profesional di bidang TI bagi mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang / Muhammad Aslam Bahris
Abstrak
Digitalisasi dan perkembangan teknologi meningkatkan permintaan tenaga profesional di bidang teknik informatika (TI). Universitas Negeri Malang (UM) diharapkan menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi dalam industri TI. Namun observasi menunjukkan sedikit mahasiswa yang yakin dan siap terjun ke industri TI banyak yang ragu masa depan dan kekurangan lingkungan pengembangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan tingkat self awareness (X1) (2) mendeskripsikan tingkat social environment (X2) (3) mendeskripsikan tingkat kesiapan profesional di bidang TI (Y) (4) mengungkap signifikansi hubungan X1 terhadap Y (5) mengungkap signifikansi hubungan X2 terhadap Y dan (6) mengungkap signifikansi hubungan X1 dan X2 terhadap Y Penelitian ini penelitian kuantitatif yang menggunakan rancangan deskriptif korelasional yang bersifat ex post facto. Sampel dalam penelitian ini yaitu 60 mahasiswa S1 PTI UM angkatan 2020. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Tingkat reliabilitas variabel X1 X2 dan Y berturut-turut yaitu 0 800 0 819 0 838. Uji analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji hipotesis parsial dan simultan (model analisis regresi berganda) dengan menggunakan aplikasi SPSS. Pengambilan keputusan dilakukan dengan pedoman taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan gambaran variabel X1 dikategorikan sedang dengan persentase 36 67%. Gambaran variabel X2 dikategorikan sedang dengan persentase 35%. Gambaran variabel Y dikategorikan tinggi dengan persentase 35%. Signifikansi hubungan X1 dengan Y yaitu psig 0 014. Dengan kekuatan hubungan sedang dengan nilai koefisiensi korelasi (r) sebesar 0 319. Signifikansi hubungan X2 dengan Y yaitu psig 0 000. Kekuatan hubungan kuat dengan nilai r sebesar 0 750. Signifikansi hubungan antara X1 dan X2 dengan Y yaitu Fsig 0 000. Kekuatan hubungan sangat kuat dengan nilai r sebesar 0 915. Kontribusi variabel bebas terhadap kesiapan profesional di bidang TI terdiri dari sumbangan efektif self awareness sebesar 17 3% dan untuk social environment 66 4%. Sumbangan relatif self awareness sebesar 20 6% dan social environment 79 4%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara self awareness dan social environment dengan kesiapan menjadi profesional di bidang TI mahasiswa S1 PTI UM.