Skripsi
Analisis arus las 60 a, 70 a, 80 a, dan perbedaan media pendingin air distilasi dan air radiator terhadap nilai kekerasan baja stainless steel 304 / Muhammad Andra Subastian
Abstrak
Pengelasan merupakan penyambungan dua sisi bagian logam melalui proses memanaskannya hingga suhu lebur baik menggunakan bahan pengisi ataupun tanpa bahan pengisi. Karakteristik arus pengelasan faktor kunci yang mempengaruhi laju peleburan logam. Pemilihan media pendingin juga memengaruhi kecepatan pendinginan yang membentuk struktur martensit dari transformasi austenit. Struktur martensit ini menjadi penentu utama dalam peningkatan sifat mekanis yang diperoleh dari perlakuan panas. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design. Model desain yang digunakan eksperimen adalah One-Shot Case Study. Tujuan digunakan metode eksperimental ini yaitu untuk mengetahui hasil pengelasan SMAW pada variasi kuat arus las 60 Ampere 70 Ampere 80 Ampere terhadap nilai kekerasan Vickers Baja Stainless Steel 304 dengan media pendingin Air Distilasi dan Air Radiator. Perlakuan yang dilakukan dalam penelitian yaitu setelah pengelasan dengan variasi kuat arus las dan kemudian akan dilakukan proses pendinginan cepat dengan dua media pendingin yang berbeda yaitu air distilasi dan air radiator dan selanjutnya dilakukan pengujian kekerasan menggunakan alat uji Vickers. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan nilai rata-rata kekerasan menggunakan media pendingin air radiator pada variasi arus las adalah sedangkan nilai rata-rata kekerasan menggunakan media pendingin air radiator pada variasi arus las adalah dan nilai rata-rata kekerasan menggunakan media pendingin air radiator pada variasi arus las mendapatkan hasil rata-rata . Sedangkan nilai rata-rata kekerasan menggunakan media pendingin air radiator pada variasi arus las adalah sedangkan nilai rata-rata kekerasan menggunakan media pendingin air radiator pada variasi arus las adalah dan nilai rata-rata kekerasan menggunakan media pendingin air radiator pada variasi arus las mendapatkan hasil rata-rata . Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa pengelasan spesimen pada media pendingin air radiator lebih keras dibandingkan menggunakan media air distilasi pada setiap arus las.