Skripsi
Variabel-variabel yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia / Rheisa Rizki Hakiki
Abstrak
Perekonomian sebuah negara dapat dilihat dari pertumbuhan ekonominya. Produk Domestik Bruto (PDB) merupakan salah satu data yang dapat menggambarkan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia dari tahun 2018 hingga tahun 2020 mengalami penurunan. Pada Tahun 2020 laju pertumbuhan PDB berada di angka -2 07. Angka ini merupakan angka pertumbuhan ekonomi terendah sejak tahun 1998 setelah terjadinya krisis moneter. Perekonomian Indonesia bahkan internasional sangat dipengaruhi oleh adanya wabah pandemi Covid-19. Perekonomian Indonesia membaik di tahun 2021 dan 2022 disebabkan oleh peningkatan mobilitas masyarakat dan naiknya kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara. Peningkatan laju pertumbuhan ekonomi dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi perlu diketahui apa saja yang dapat memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA) Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Jumlah Penduduk dan PDRB Per kapita terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Purposive Sampling sehingga sampel yang digunakan adalah 33 provinsi di Indonesia dengan pertimbangan ketersediaan data. Data yang digunakan merupakan data panel 33 provinsi di Indonesia tahun 2011-2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penanaman Modal Asing (PMA) Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Jumlah Penduduk dan PDRB Per kapita sebagai variabel bebas dan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel terikat. Sumber data dalam penelitian ini adalah data dan publikasi yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian ini adalah Penanaman Modal Asing (PMA) Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Jumlah Penduduk dan PDRB per kapita memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. PMA dan PMDN berpengaruh signifikan namun Jumlah Penduduk dan PDRB per kapita tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Model regresi 1 memiliki nilai koefisien determinasi lebih tinggi jika dibandingkan dengan model regresi 2. Maka dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi lebih dipengaruhi oleh PDRB per kapita dibandingkan jumlah penduduk. Namun PDRB per kapita tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dikarenakan adanya ketimpangan distribusi pendapatan.