Skripsi
Penerapan model problem based learning pada materi dinamika kependudukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir analisis siswa dari perspektif geografi / Ridwan Said Al Ghazali
Abstrak
Permasalahan yang umum terjadi pada pembelajaran geografi abad 21 adalah rendahnya kemampuan berpikir analisis. Berdasarkan hasil observasi dan refleksi bersama guru geografi terhadap kegiatan pembelajaran penyebab rendahnya kemampuan berpikir analisis siswa yaitu kurangnya motivasi siswa aktivitas pembelajaran yang belum terfokus ke siswa dan strategi pembelajaran. Hasil tes pra-tindakan menunjukkan rerata skor 53 4 yang tergolong rendah. Oleh sebab itu dibutuhkan penerapan model pembelajaran yang sesuai dan efektif digunakan dalam pembelajaran di kelas. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menjadi model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berpikir analisis siswa di kelas. Penelitian dilakukan di kelas XI-2 SMA Islam Kepanjen pada semester genap tahun pelajaran 2023/2024 berjumlah 25 siswa terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Alat pengumpulan data menggunakan observasi dan soal tes kemampuan berpikir analisis. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa pada siklus satu mengalami peningkatan kemampuan berpikir analisis sebesar 23 6% dengan rerata 77 yang termasuk kedalam kualifikasi baik. Pada siklus dua mengalami peningkatan sebesar 11% dengan rerata 85 1 yang termasuk kualifikasi sangat baik. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat beberapa sintaks PBL yang dapat mempengaruhi dan meningkatkan kemampuan berpikir analisis siswa. Dengan demikian pembelajaran geografi dengan menerapkan model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir analisis siswa.Kata kunci Kemampuan Berpikir Analisis Problem Based Learning SMA Islam Kepanjen