UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Karakterisasi suspension of sense-making mahasiswa dalam penyelesaian masalah matematika / Alifiani

Alifiani - Nama Orang;

Abstrak
Sense making penting dilibatkan dalam setiap aktivitas matematika guna mendukung pembelajaran bermakna. Salah satu aktivitas yang membutuhkan proses sense making adalah aktivitas penyelesaian masalah. Namun dalam aktivitas penyelesaian masalah sense making tidak selalu berjalan lancar sehingga solusi dari penyelesaian masalah yang ditemukan menjadi janggal atau tidak masuk akal. Studi pendahuluan menunjukkan mahasiswa menjawab bahwa luas daerah adalah negatif padahal luas daerah tidak mungkin bernilai negatif. Mahasiswa tersebut selanjutnya dikatakan mengalami suspension of sense making. Penelitian terkait suspension of sense making masih memiliki research gap utamanya terkait dengan proses kognitif. Selanjutnya tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik suspension of sense making mahasiswa dalam menyelesaikan masalah integral tentu. Oleh karena itu pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian grounded theory dengan tipe emerging design. Penelitian ini dilaksanakan di Prodi S1 Pendidikan Matematika Universitas Islam Malang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti lembar tugas rekaman think-aloud angket self assessment dan rekaman wawancara. Dalam penelitian yang dilakukan peneliti memberikan lembar tugas diberikan kepada 136 mahasiswa. Dari 136 mahasiswa ada 44 mahasiswa terindikasi mengalami suspension of sense making. Mahasiswa selanjutnya dikategorikan ke dalam 4 kategori berdasarkan respon terhadap kejanggalan jawaban. Dari masing-masing kategori dipilih 2 orang subjek penelitian yang paling kaya data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis perbandingan tetap yang terdiri dari 4 tahap yaitu (1) comparing incidents (2) integrating categories and their properties (3) delimiting theory (4) writing the theory. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah karakateristik suspension of sense making mahasiswa dalam penyelesaian masalah matematika pada 4 kategori. Karakateristik suspension of sense making mahasiswa ketika menyelesaikan masalah matematika pada kategori 1 (tidak menyadari kejanggalan) adalah mahasiswa mengalami kegagalan pada beberapa fitur sense making yaitu (a) recalling berupa pengetahuan lama yang dipanggil tidak sesuai karena reversal yang tidak tepat (b) labelling berupa langsung menggunakan informasi yang tersedia pada soal secara prosedural fokus pada informasi yang tidak relevan karena koordinasi informasi yang tidak tepat (c) connecting berupa menghubungkan situasi masalah dengan konsep yang tidak sesuai karena koordinasi informasi yang tidak tepat (d) conceiving a systematic understanding berupa langsung mengembangkan model matematika secara prosedural tanpa memperhatikan situasi dan konteks karena enkapsulasi yang tidak tepat (e) taking action ketika hasil yang ditemukan janggal atau tidak masuk akal dan tidak ada de-enkapsulasi. Karakateristik suspension of sense making mahasiswa dalam penyelesaian masalah matematika kategori 2 (menyadari kejanggalan namun tidak melakukan perbaikan) adalah mahasiswa mengalami kegagalan pada beberapa fitur sense making yaitu (a) recalling berupa pengetahuan lama yang dipanggil tidak sesuai karena reversal yang tidak tepat (b) connecting berupa menghubungkan situasi masalah dengan konsep yang tidak sesuai dan gagal dalam menghubungkan informasi karena koordinasi informasi yang tidak tepat (c) conceiving a systematic understanding berupa langsung mengembangkan model matematika secara prosedural tanpa memperhatikan situasi dan konteks karena enkapsulasi yang tidak tepat (d) taking action ketika hasil yang ditemukan janggal atau tidak masuk akal. Ada gejala de-enkapsulasi tetapi tidak dapat berlanjut pada pembongkaran objek menjadi proses yang mendasari. Karakateristik suspension of sense making mahasiswa dalam penyelesaian masalah matematika kategori 3 (menyadari kejanggalan namun gagal dalam melakukan perbaikan) adalah mahasiswa mengalami kegagalan pada beberapa fitur sense making yaitu (a) recalling berupa pengetahuan lama yang dipanggil tidak sesuai karena reversal yang tidak tepat (b) labelling berupa langsung menggunakan informasi secara prosedural karena koordinasi informasi yang tidak tepat (c) conceiving a systematic understanding berupa langsung mengembangkan model matematika secara prosedural tanpa memperhatikan situasi dan konteks karena enkapsulasi yang tidak tepat (d) taking action ketika hasil yang ditemukan janggal atau tidak masuk akal. Ada de-enkapsulasi namun gagal dalam melakukan perbaikan. Karakateristik suspension of sense making mahasiswa dalam penyelesaian masalah matematika kategori 4 (menyadari kejanggalan dan berhasil dalam melakukan perbaikan) adalah mahasiswa mengalami kegagalan pada beberapa fitur sense making yaitu (a) recalling berupa pengetahuan lama yang dipanggil tidak sesuai karena reversal yang tidak tepat (b) labelling berupa langsung menggunakan informasi secara prosedural melewatkan labelling karena koordinasi informasi yang tidak tepat (c) connecting berupa mengaitkan dengan konsep yang tidak sesuai melewatkan connecting karena mekanisme koordinasi informasi yang tidak tepat (d) conceiving a systematic understanding berupa langsung mengembangkan model matematika secara prosedural tanpa memperhatikan situasi dan konteks karena enkapsulasi yang tidak tepat (e) taking action ketika hasil yang ditemukan janggal atau tidak masuk akal. Ada de-enkapsulasi dan berhasil menentukan jawaban yang tepat. Selanjutnya disarankan bagi dosen untuk dapat memberikan intervensi yang sesuai bagi mahasiswa sesuai dengan karakteristik suspension of sense making agar aktivitas penyelesaian masalah integral tentu dapat berjalan dengan efektif dan mendapatkan solusi yang tepat. Intervensi yang diberikan dapat berupa intervensi kognitif pada masing-masing fitur sense-making yang mengalami kegagalan. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan dalam cakupan yang berbeda baik dalam jenjang atau topik yang berbeda. Hasil penelitian juga dapat digunakan untuk mengembangkan model pembelajaran bermakna yang memfasilitasi sense making sehingga tidak terjadi suspension of sense making.


Informasi Detail
DDC
Rd 510.76 ALI k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Matematika, 2024.
Deskripsi Fisik
xviii, 227 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00098/RD/24
Edisi
Desertasi (Pasca sarjana) - Universitas Negeri Malang 2024
Subjek
1. MATEMATIKA - PENYELESAIAN MASALAH
2. MATEMATIKA - SUSPENSION OF SENSE-MAKING
3. MATHEMATICS - PROBLEM SOLVING

Pembimbing
1. Dr. Subanji, S.pd, M.si;2. Dra. Santi Irawati, M.si, Ph.d.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik