Skripsi
Gambaran regulasi emosi pada perempuan yang pernah mengalami catcalling: sebuah studi kualitatif / Aida Annisa Nur Kamila
Abstrak
Catcalling merupakan salah satu fenomena kekerasan seksual yang paling banyak terjadi di ranah publik. Eksplorasi yang berkaitan dengan catcalling masih sangat sedikit karena dianggap menjadi kekerasan seksual dengan tingkat keparahan paling rendah. Padahal korban catcalling juga mengalami dampak psikologis yang cukup serius yang memerlukan regulasi emosi yang baik untuk mengurangi emosi negatif yang disebabkan oleh kejadian catcalling. Regulasi emosi merupakan salah satu komponen penting untuk mengurangi dampak negatif psikologis yang disebabkan oleh catcalling. Tujuan penelitian ini 1) mengetahui gambaran regulasi emosi yang dilakukan oleh korban catcalling 2) mengetahui strategi regulasi emosi yang dilakukan oleh korban catcalling. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-struktural kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data tematik dengan bantuan software MAXQDA 2020. Wawancara dilakukan kepada 4 partisipan dengan karakteristik 1) perempuan berusia 18-24 tahun 2) pernah mengalami catcalling lebih dari 5 kali dengan jenis yang berbeda. Uji validitas data dilakukan dengan triangulasi teknik dan sumber melalui pencocokan hasil wawancara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) menemukan penilaian terhadap masing-masing jenis catcalling dan pengaruhnya terhadap emosi negatif yang muncul 2) terdapat faktor internal dan eksternal yang memengaruhi regulasi emosi pada korban catcalling 3) diperoleh gambaran regulasi emosi beserta strategi yang digunakan oleh korban catcalling dalam mengurangi emosi negatif yang dirasakan.