Skripsi
Perbedaan pengaruh latihan core muscle (variasi plank dan variasi squat) terhadap peningkatan hasil lemparan kedalam pemain akademi Arema FC U16 / Riko Wahyu Prasetiyo
Abstrak
Sepakbola menuntut pemain untuk menguasai Teknik dasar bermain sepakbola salah satunya adalah Lemparan Kedalam. Pemain sepakbola dapat meningkatkan lemparan kedalam melalui Lathan Core Muscle dengan bentuk Latihan variasi plank dan variasi squat. Lemparan kedalam dengan jarak yang jauh memiliki manfaat dalam menciptakan peluang secara langsung ke gawang. Akademi Arema FC U16 memiliki progam Latihan yang spesifik untuk meningkatkan kemampuan Lemparan Kedalam. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain ldquo two groub pretest posttest desain rdquo populasi penelitian ini adalah 38 pemain Akademi Arema FC U16 dan sampel 30 pemain dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan kelompok di nagi menjadi dua kelompok perlakuan plank dan perlakuan squat. pembagian kelompok menggunakan Teknik Matching. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan ITN 2 Malang dan dilakukan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi 3 kali seminggu. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan throw in test dengan nilai reliabilitas 0 73 dan validitas sebesar 0 78. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pretest dan posttest. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Normalitas (Shapiro wilk) gt 0 05 berarti normal dan uji homogenitas (levene statstic) gt 0 05 berarti homogen dengan uji hipotesis menggunakan uji paired sampel t test lt 0 05 berarti terdapat pengaruh dan uji independent sampel t test lt 0 05 berarti terdapat perbedaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua kelompok berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0 938 pada pretest kelompok plank 0 647 pada posttest kelompok plank sedangkan pretest kelompok squat memiliki nilai signifikansi 0 465 dan posttest kelompok squat memiliki nilai signifikansi 0 084. Uji homogenitas kedua kelompok memiliki nilai signifikansi sebesar 0 391. Uji hipotesis paired sampel t test kelompok plank memiliki nilai signifikansi sebesar 0 001 dan uji paired sampel t test kelompok squat memiliki nilai signifikansi sebesar 0 001 yang berarti terdapat pengaruh dari kedua perlakuan plank dan squat. sedangkan uji independemt t test kedua kelompok memiliki perbedaan yang signifikan dengan diketahui nilai sig 0 000 dengan diketahui kelompok plank memiliki pengaruh lebih signifikan dengan selisih nilai kelompok plank lebih tinggi dari pada kelompok squat. Berdasarkan hasil uji paired sampel t test diketahui bahwa kelompok plank memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil lemparan kedalam pemain Akademi Arema FC U16. Hasil dari uji paired sampel t test kelompok squat duketahui bahwa kelompok squat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil lemparan kedalam. sedangkan uji independent sampel t test diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok plank dan kelompok squat dengan hasil kelompok plank memiliki pengaruh yang lebih signifikan dibandingkan kelompok squat.