Skripsi
Efektivitas flipped-common knowledge construction model terhadap hasil belajar dan self regulation siswa pada materi ikatan kimia bermuatan etnosains / Shella Natasya
Abstrak
Kesulitan siswa dalam belajar materi ikatan kimia dapat diakibatkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal mencakup keadaan lingkungan waktu pembelajaran yang kurang kondusif dan model yang diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan Flipped-Common Knowledge Construction Model bagi hasil belajar dan self regulation siswa pada materi ikatan kimia berbasis etnosains serta hubungan antara kedua variabel. Penelitian ini menggunakan quasi-eksperimen dan desain penelitian nonequivalent group. Studi ini melibatkan siswa yang berada di kelas XI Peminatan Kimia dari salah satu MA Negeri di Tulungagung. Sampel kelas eksperimen XI Kimia-2 yang berjumlah 32 siswa dan kelas kontrol XI Kimia-1 yang berjumlah 31 siswa ditentukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Soal pretest dan posttest yang digunakan dalam penelitian ini berfungsi sebagai instrumen tes selain itu angket self regulation siswa berfungsi sebagai instrumen non tes. Teknik analisis data yang digunakan berupa uji prasyarat uji beda N-Gain dan uji korelasi. Hasil penelitian berupa skor hasil belajar siswa yang dianalisis melalui uji independent sample t-test dan memperoleh nilai sig. (2-tailed) 0 000 lt 0 05 yang menyatakan ada beda signifikan antara kelas kontrol dan eksperimen. Analisis data pretest posttest menggunakan uji N-Gain menunjukkan kelas eksperimen memiliki persentase sebesar 71% yang berkategori cukup efektif sedangkan kelas kontrol sebesar 48% yang berkategori kurang efektif. Analisis data self regulation siswa menggunakan uji N-Gain menunjukkan kelas eksperimen memiliki persentase sebesar 78% yang berkategori efektif sedangkan kelas kontrol memiliki persentase sebesar 42% yang berkategori kurang efektif. Uji korelasi dengan Rank Spearman terhadap hasil belajar dan self regulation siswa memiliki nilai sig. (2-tailed) 0 000 lt 0 05 yang menyatakan adanya hubungan kemudian nilai coefficient correlation yang positif sehingga menunjukkan terdapat korelasi searah antara hasil belajar dan self regulation siswa. Berdasarkan hasil uji kuantitatif yang dilakukan disimpulkan bahwa Common Knowledge Construction Model efektif terhadap hasil belajar dan self regulation siswa selain itu hasil belajar siswa memiliki korelasi searah dengan self regulation siswa.