Skripsi
Gerakan literasi sekolah dalam pembelajaran sejarah di SMA / Pratomo Yugo
Abstrak
Kehadiran program gerakan literasi sekolah (GLS) adalah untuk memberikan bantuan kepada siswa dalam memahami materi matapelajaran sejarah. Program GLS berkontribusi pada pencapaian tujuan pembelajaran nasional di bidang sejarah. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) pada matapelajaran sejarah dapat mengatasi permasalahan kurangnya minat baca peserta didik terhadap fakta sejarah yang sering menjadi penghambat pembelajaran sejarah di sekolah. Gerakan literasi sekolah (GLS) dilakukan untuk menunculkan lingkungan pendidikan yang literat yang dapat diintegrasikan pada matapelajaran sejarah yang memuat banyak materi pembelajaran dan buku teks sejarah yang masih tercetak. Tujuan penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana gerakan literasi sekolah (GLS) telah diterapkan pada matapelajaran Sejarah di sekolah menengah dengan perbandingan dan pengumpulan sumber-sumber terkait gerakan literasi sekolah yang sudah terpublikasi menggunakan metode PRISMA. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menggunakan model PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis) berbasis pendekatan meta-analisis (Asar et al. 2016 Prilatama amp Sopiah 2023). Ada tiga proses yang berbeda yang terlibat dalam model PRISMA yaitu identifikasi artikel penyaringan dan analisis. Peneliti menggunakan basis data Google Scholar. Menurut Prilatama dan Sopiah (2023) modeil ini menggunakan basis big data artikel penelitian yang ditulis oleh peneliti dari berbagai dunia dan lintas keilmuan. Hasil temuan penelitian menunjukkan artikel-artikel penelitian yang diproses menggunakan model PRISMA bahwa gerakan literasi sekolah dapat memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan membaca dan pemahaman kesejarahan di kalangan siswa.