Skripsi
Pengaruh pelaksanaan kebijakan projek penguatan profil pelajar pancasila terhadap kemandirian dan kreativitas peserta didik di SMP penggerak se-Kota Malang / Farra Salsabiila
Abstrak
Kemandirian dan kreativitas merupakan karakter dari peserta didik yang perlu dikembangkan. Kemandirian dan kreativitas peserta didik tidak terlepas dari faktor luar dan dalam. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah model pembelajaran/sistem pendidikan yang digunakan di sekolah. Khususnya di Indonesia yang telah mengalami learning loss dan diperparah dengan adanya pandemi Covid-19 membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melakukan evaluasi terhadap sistem pendidikan yang digunakan engan memberikan kebebasan pada satuan pendidikan untuk memilih alternatif kurikulum. Salah satu opsi yang dapat dipilih adalah Kurikulum Merdeka sebagai upaya pemulihan pembelajaran. Melalui kebijakan merdeka belajar upaya dilakukan untuk melibatkan semua pemangku kepentingan dalam pendidikan dan kebudayaan termasuk keluarga pendidik tenaga kependidikan lembaga pendidikan industri pemberi kerja dan masyarakat untuk mengoptimalkan potensi bangsa dalam mencapai kemajuan pendidian dan kebudayaan yang berkualitas tinggi bagi semua warga sesuai dengan cita-cita kemerdekaan indonesia. Salah satu bentuk kekhasan dari implementasi Kurikulum Merdeka adalah adanya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan salah satu faktor yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemandirian dan kreativitas. Dengan model pembelajaran berbasis projek atau project based learning yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter peserta didik. Dengan adanya Profil Pelajar Pancasila menjadi sebuah target peserta didik yang ideal sesuai dengan Pancasila. Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat atau dunia kerja untuk merancang penyelenggaraan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan tingkat pelaksanaan kebijakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (2) mendeskripsikan tingkat kemandirian peserta didik (3) mendeskripsikan tingkat kreativitas peserta didik (4) mengetahui pengaruh pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap kemandirian peserta didik (5) mengetahui pengaruh pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap kreativitas peserta didik (6) mengetahui pengaruh pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap kemandirian dan kreativitas peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan metode analisis deskriptif dan korelasi. Populasi yang digunakan yaitu peserta didik di SMP Penggerak se-Kota Malang berjumlah 5.675. Jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus slovin dengan hasil akhir jumlah sampel adalah 374 dan menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner tertutup dengan empat pilihan jawaban. Analisis data yang digunakan adalah (1) uji t (2) koefisien determinasi (3) analisis korelasi product moment (4) analisis regresi liniear sederhana. Simpulan penelitian sebagai berikut (1) Tingkat pelaksanaan kebijakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP Penggerak se-Kota Malang termasuk dalam kategori tinggi (2) Tingkat kemandirian peserta didik di SMP Penggerak se-Kota Malang termasuk dalam kategori tinggi (3) Tingkat kreativitas peserta didik di SMP Penggerak se-Kota Malang termasuk dalam kategori tinggi (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap kemandirian peserta didik di SMP Penggerak se-Kota Malang dengan tingkat kategori kuat (5) terdapat terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap kreativitas peserta didik di SMP Penggerak se-Kota Malang dengan tingkat kategori sedang (6) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pelaksanaan Kebijakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap kemandirian dan kreativitas peserta didik di SMP Penggerak se-Kota Malang. Berdasarkan simpulan penelitian maka saran dari peneliti diberikan kepada (1) Kepala SMP Penggerak se-Kota Malang dapat memberikan saran untuk lebih meningkatkan kompetensi guru fasilitator serta memberikan fasilitas peserta didik ruang untuk berinovasi (2) Kepada Guru tingkat SMP Penggerak se-Kota Malang dapat diberikan saran untuk dapat mengasah cara berpikir peserta didik dalam memecahkan masalah dengan menggunakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (3) Ketua Departemen Administrasi Pendidikan dapat diberikan rekomendasi bagi ketua departemen untuk mengembangkan teori model pembelajaran berbasis projek pada pengembangan karakter peserta didik dalam mata kuliah Manajemen Peserta Didik (4) Kepada peneliti lain dapat diberikan saran bagi peneliti selanjutnya untuk melakukaan penyempurnaan penelitian dengan acuan pada variabel yang tidak dibahas dalam penelitian berkenaan dengan kemandirian dan kreativitas peserta didik.