Skripsi
Stabilisasi tanah dengan serbuk batu bata merah dan serbuk kapur tohor terhadap perubahan nilai indeks plastisitas dan daya dukung tanah pada tanah lempung Desa Mengger Kabupaten Ngawi / Fildzah Tsaabitah
Abstrak
Bedasarkan Atlas Sebaran Tanah Lunak Indonesia oleh kementrian ESDM (2019) menunjukkan bahwa Kabupaten Ngawi memiliki jenis tanah lempung lunak sehingga kurang baik untuk konstruksi karena dapat menimbulkan penurunan (settlement). Pada penelitaian ini stabilisator yang digunakan berupa Serbuk Kapur tohor dan Serbuk Batu bata Merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan indeks plastisitas dan nilai daya dukung tanah lempung di Desa Mengger akibat penambahan Serbuk Kapur tohor dan Serbuk Batu bata Merah. Subjek pada penelitian ini berasal dari Desa Mengger yang diambil pada satu titik lokasi dengan kedalaman 0 5 ndash 1 meter. Persentase stabilisator yang digunakan pada penelitian ini sebesar (5% 4%) (5% 7%) (5% 10%) dan (5% 13%). Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini adalah pengujian batas-batas konsistensi perhitungan kadar air optimum perhitungan nilai CBR desain dan pengujian CBR laboratorium unsoaked. Sebelum dilakukan pengujian benda uji diperam selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan indeks plastisitas dan nilai daya dukung tanah akibat penambahan Serbuk Kapur tohor dan Serbuk Batu bata Merah. Nilai indeks plastisitas tanah asli sebesar 22 74% mengalami penurunan terbesar pada penambahan SK SBM (5% 13%) menjadi 20 51%. Namun hasil tersebut belum memenuhi standar pengelompokkan indeks plastisitas tanah menurut (Hardiyatmo 2013). Nilai daya dukung tanah tanah asli sebesar 6 87 kg/cm2 mengalami kenaikan terbesar pada penambahan SK SBM (5% 13%) menjadi 7 75 kg/cm2. Berdasarkan permodelan matematis untuk dapat menurunkan indeks plastisitas tanah sesuai standar menurut Hardiyatmo disarankan menggunakan campuran Serbuk Kapur tohor dan Serbuk Batu bata Merah (SK SBM) sebanyak (10% 17%). Maka dari itu diperlukan penelitian di laboratorium untuk mengetahui lebih lanjut mengenai stabilisasi tanah menggunakan serbuk kapur tohor dan serbuk batu bata merah.