Skripsi
Problematika sosial ekonomi pesta pernikahan adat jawa dan relasinya terhadap ketahanan sosial budaya di desa pandanajeng kecamatan tumpang kabupaten malang / Silvi Agustina
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika sosial ekonomi pesta pernikahan adat Jawa serta relasinya terhadap ketahanan sosial budaya di desa Pandanajeng Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Penelitian ini menelaah mengenai perilaku dan respon masyarakat terhadap pesta pernikahan dengan segala dampaknya. Pesta penikahan sebagai ritual sakral sekaligus perayaan menimbulkan berbagai problematika namun tereduksi atas nama pelestarian budaya dan kehendak umum. Berbagai respon dan kajian mengenai prosesi itu dihimpun melalui kajian ini sebagai sebuah fenomena yang kaitannya dengan ketahanan sosial budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dokumentasi dan wawancara. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa dalam aspek sosial pesta pernikahan memicu kerekatan sosial di kalangan masyarakat memperbanyak relasi sosial dan juga menciptakan ikatan moral lebih erat antara keluarga maupun individu. Proses ini memberikan dampak berupa beban ekonomi terhadap keluarga dengan kluster ekonomi rendah-menengah namun atas dasar perilaku umum hal itu tetap dilakukan. Namun pelaksanaan pesta pernikahan juga menimbulkan beban sosial secara personal. Pesta pernikahan diselenggarakan secara optimal yang tidak sesuai dengan kemampuan finansial. Pesta pernikahan dengan pelestarian budaya daerah saling berhubungan karena pelaksanaan pesta pernikahan adat Jawa merupakan salah satu cara yang digunakan untuk tetap melestarikan budaya turun menurun yang sudah mulai mengalami pergeseran. Ketahanan sosial budaya memiliki indikator sebagai berikut menampilkan proses pengenalan jati diri pernikahan adat Jawa pemeliharaan kearifan lokal pernikahan adat Jawa partisipasi komunitas lokal dalam pernikahan adat Jawa dan ketrampilan sosial budaya dalam pernikahan adat Jawa. Selain itu respon masyarakat mengenai dampak sosial ekonomi budaya dari pesta pernikahan di Desa Pandanajeng menimbulkan reaksi yang beragam.