Skripsi
Peran perpustakaan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) dalam edukasi anak binaan studi kasus LPKA Kelas I Blitar / Putri Agustina Nur Baiti
Abstrak
Tingginya kasus anak yang rentan melakukan tindakan kriminal tidak lepas dari kurangnya pemenuhan hak-hak anak. Dibentuknya Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) adalah untuk bertugas dalam memberi pelayanan perawatan pembinaan pendidikan dan pengawasan terhadap Anak dengan memperhatikan hak-hak anak dan prinsip dasar penanganan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan hambatan dari perpustakaan dalam edukasi anak binaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan masalah dan fokus penelitian yaitu peran perpustakaan. Sumber data dalam penelitian ini adalah narasumber (informan) objek dan lokasi di LPKA Kelas I Blitar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di perpustakaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak kelas I Blitar diperoleh hasil penelitian pada indikator analisis kebijakan institusional perpustakaan yakni menunjukan bahwa masih terdapat ketidaksesuaian antara kebijakan LPKA dengan pengelola perpustakaan dalam hal penyesuaian kurikulum yang tepat bagi para anak binaan. Pada indikator meningkatkan keterampilan kejuruan perpustakaan telah berusaha memberikan daya dukung untuk para anak binaannya dalam upaya pengembangan keterampilan kejuruan sehingga diharapkan para anak binaan dapat memanfaatkan fasilitas yang sudah ada. Kemudian pada indikator menyediakan materi pendidikan Perpustakaan telah memberikan fasilitas kegiatan membaca kegiatan memberikan pengetahuan dan meningkatkan kemampuan anak didik pemasyarakatan dalam mencari memanfaatkan dan menentukan kebutuhan informasi ke arah yang lebih positif. Pada indikator mendukung rehabilitasi mendapatkan hasil bahwa sudah memberikan upaya yang terbaik dalam memberikan kenyamanan dari para binaan agar dapat berubah menjadi yang lebih baik dari sebelumnya akan tetapi tetap tergantung dari individu setiap anak binaan. Pada indikator tempat terapi menunjukan bahwa tingkat keberhasilan dari proses pembinaan yang dilakukan oleh pengelola perpustakaan juga bergantung dengan proses intervensi atau pembimbingan yang diberikan. Selanjutnya adanya komponen pendukung dalam proses pembinaan memiliki sarana perpustakaan yang tentunya memiliki peran yang sama pentingnya. Dan yang terakhir pada indikator behaviour management menunjukan bahwa Anak pada masa binaan di dalam lembaga tetap diberikan hak-hak sebagaimana hak anak seumuran dengan mereka. Selain itu terdapat aspek-aspek yang perlu ditingkatkan antara lain perpustakaan melakukan perubahan dan pengembangan sistem yang ada didalamnya. Hal ini termasuk penambahan petugas perpustakaan penyediaan koleksi-koleksi buku terbaru pengadaan kegiatan-kegiatan yang relevan dengan keinginan para anak binaan dan memberikan penambahan fasilitas guna meningkatkan keinginan mereka untuk pergi ke perpustakaan.