UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah berpikir tingkat tinggi pada materi aplikasi turunan / Aditya Pratama

Pratama, Aditya - Nama Orang;

Abstrak
Dalam konteks pembelajaran matematika identifikasi dan evaluasi proses berpikir siswa merupakan aspek krusial untuk menilai kemampuan berpikir matematis mereka. Proses ini memainkan peran penting dalam pemecahan masalah dengan perbedaan dalam proses belajar antar individu. Pemecahan masalah adalah proses kognitif yang signifikan dengan implikasi luas terutama dalam pembelajaran matematika. Upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dilakukan melalui soal High Order Thinking Skills (HOTS). Untuk memahami lebih dalam bagaimana siswa memecahkan masalah matematika diperlukan analisis dengan pendekatan yang lebih terperinci. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah model tahapan pemecahan masalah milik Polya. Oleh karena itu penting untuk memahami tahapan pemecahan menurut Polya dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi aplikasi turunan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah HOTS pada materi aplikasi turunan. Tahapan pemecahan masalah Polya terdiri dari empat tahapan memahami masalah menyusun rencana melaksanakan rencana dan melihat kembali. Proses berpikir adalah urutan aktivitas mental yang berlangsung secara alamiah dan sistematis yang melibatkan penalaran pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Proses berpikir siswa dapat dilihat dari bagaimana siswa mengerjakan soal HOTS. Masalah HOTS (Higher-Order Thinking Skills) dalam matematika adalah jenis soal yang mengharuskan siswa menggunakan kemampuan berpikir kritis mereka untuk menganalisis mengevaluasi dan menciptakan solusi. Masalah HOTS melibatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep matematika dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi non rutin atau tidak familier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek merupakan 2 orang siswa kelas 12 yang mengerjakan masalah HOTS masing-masing dengan jawaban tepat dan tidak tepat. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemberian soal tipe HOTS dan wawancara untuk menggali lebih dalam hasil jawaban siswa dalam mengerjakan soal tipe HOTS. Model analisis data yang digunakan adalah milik Miles dan Huberman yang terdiri atas beberapa tahapan yakni pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian deskriptif akan dipaparkan dalam bentuk deskriptif berupa kata-kata tertulis dari hasil jawaban dan wawancara dengan subjek. Subjek dengan jawaban benar melakukan semua tahapan penyelesaian Polya. Subjek memahami dan mengumpulkan semua informasi yang diperlukan pada soal dengan menyebutkan dan menuliskan informasi serta menggambar ilustrasi yang bisa didapatkan dari soal. Subjek merencanakan penyelesaian dengan menggunakan konsep volume dan turunan di mana subjek menggunakan pemisalan panjang lebar dan tinggi kotak untuk mendapatkan fungsi volume dan mencari kapan volume tersebut maksimum dengan mencari kapan turunan fungsi bernilai nol. Subjek kemudian melakukan penyelesaian sesuai rencana dan mendapatkan dua nilai panjang sisi persegi. Pada tahap melihat kembali subjek menyubstitusikan dua nilai panjang sisi persegi ke dalam fungsi volume untuk dicari nilai maksimumnya. Subjek dengan jawaban tidak tepat tidak melakukan semua tahapan penyelesaian Polya yaitu pada tahapan melihat kembali. Subjek memahami dan mengumpulkan semua informasi yang diperlukan pada soal dengan menyebutkan dan menuliskan informasi serta menggambar ilustrasi yang bisa didapatkan dari soal. Pada tahapan menyusun rencana dan tahapan melaksanakan rencana subjek dan subjek melakukan rencana dan cara yang sama dan sama-sama mendapatkan dua nilai panjang sisi persegi. subjek tidak melakukan tahapan melihat kembali karena sudah yakin dengan dua nilai yang didapatkan sebagai jawaban karena sesuai dengan cara yang pernah dipelajarinya. Hal tersebut menyebabkan jawaban subjek menjadi tidak tepat.


Informasi Detail
DDC
Rt 515.222076 PRA p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Matematika, 2024.
Deskripsi Fisik
xvi, 69 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00359/RT/24
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek
1. TURUNAN, APLIKASI - PENYELESAIAN MASALAH
2. TURUNAN, APLIKASI - BERPIKIR TINGKAT TINGGI
3. DERIVATIVES, APPLICATIONS - PROBLEM SOLVING

Pembimbing
1. Dr. Sudirman, M.Si;2. Dr. Sisworo, S.Pd, M.Si
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik