Skripsi
Analisis kemampuan berpikir kritis siswa SMP dalam menyelesaikan soal HOTS ditinjau dari gaya belajar / Aulia Rahma Dewi
Abstrak
Saat ini kemampuan berpikir kritis siswa SMP dikategorikan rendah. Salah satu cara untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui soal HOTS (High Order Thinking Skills). Kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS berbeda-beda karena perbedaan gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa SMP dalam menyelesaikan soal HOTS ditinjau dari gaya belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket tes dan wawancara. Analisis data dengan model interactive analysis terdiri dari pengumpulan data (data collection) reduksi data (data reduction) penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual cenderung menulis jawaban secara lengkap dan sistematis dapat mengidentifikasi masalah dengan terstruktur dan memiliki kecermatan tinggi sehingga sering memeriksa ulang jawaban siswa. Siswa dengan gaya belajar auditorial mengalami kesulitan menulis jawaban secara lengkap dan terstruktur namun memiliki kemampuan bercerita yang baik dan sering menjelaskan jawaban secara lisan meski tidak menuliskannya dengan detail. Siswa kinestetik cenderung menulis jawaban dalam bentuk sketsa dan hanya mencatat beberapa langkah serta tidak memeriksa ulang jawaban karena tidak bisa duduk diam terlalu lama.