Skripsi
Perkembangan urban sprawl di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang / Zulvy Fauziah
Abstrak
Ekspansi wilayah tanpa kontrol perencanaan menyebabkan kebutuhan lahan mengalami peningkatan akibat tingkat pembangunan yang tinggi. Salah satu bentuk perembetan ciri-ciri kekotaan yang bersifat negatif disebut sebagai urban sprawl. Urban sprawl berkembang tanpa perencanaan tata ruang dan mendorong terjadinya transformasi wilayah pinggiran. Transformasi ini menyebabkan perubahan struktur wilayah kajian. Kota Malang adalah salah satu daerah administrasi yang mempunyai tingkat perkembangan perkotaan yang tinggi. Pertumbuhan lahan terbangun Kota Malang meluas ke Kabupaten Malang khususnya Kecamatan Singosari. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi 1. (satu) kondisi perubahan penggunaan lahan 2. (dua) kecenderungan pola dan karakteristik perkembangan urban sprawl di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Pendekatan penelitian ini merupakan kuantitatif dan jenis penelitian adalah deskriptif. Guna menganalisis dimensi spasialnya penelitian ini mengacu pada pendekatan teori morfologi kota. Metode pengumpulan data yang diterapkan antara lain ground check yang dintegrasikan dengan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) studi literatur/dokumen dan pengumpulan data sekunder. Metode analisis data menggunakan metode spatio-temporal NDBI (Normalized Difference Built Up Index) dan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis dengan pendekatan teori morfologi kota dan interpretasi nilai NDBI perubahan penggunaan lahan terbesar di Kecamatan Singosari terjadi pada lahan pertanian berubah menjadi lahan terbangun terutama perluasan pembangunan permukiman terencana pada lahan yang terpisah. Kecenderungan pola urban sprawl di Kecamatan Singosari adalah ribbon development dan sebagian kecil adalah leapfrog development. Hal ini diikuti oleh kecenderungan sistem pola jaringan jalan yang tidak teratur dan karakteristik bangunan merupakan kegiatan campuran agraris dan non-agraris.