Skripsi
Pengaruh pembelajaran kewirausahaan berbasis project based learning terhadap minat berwirausaha peserta didik berkebutuhan khusus tunarungu di SLBN Sambirejo / Shinta Rahmawati
Abstrak
ABSTRAK Rahmawati Shinta. 2024. Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Project Based Learning Terhadap Minat Berwirausaha Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Tunarungu Di SLBN Sambirejo. Skripsi Departemen Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Mohammad Efendi M.Pd M.Kes (2) Dr. Citra Kurniawan S.T. M.M Kata Kunci Minat Berwirausaha Siswa Tunarungu Project Based Learning Minat berwirausaha merupakan suatu dorongan atau keinginan seseorang untuk beroperasi secara mandiri dan kesediaannya untuk mengambil risiko. Pada siswa tunarungu memerlukan perhatian khusus terutama minat berwirausaha untuk mengembangkan keterampilan yang dimilikinya. Tujuan penelitian untuk menganalisis peningkatan pada minat berwirausaha anak berkebutuhan khusus tunarungu pada pembelajaran kewirausahaan sebelum dan sesudah dengan menggunakan model pembelajaran PjBL. Minat berwirausaha ditinjau dari dua sub variabel dan tujuh indikator yaitu eksternal yang meliputi (orang tua teman sebaya lingkungan) dan internal yang meliputi (pengalaman keterampilan bakat). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen yaitu time series design without control. Rancangan time series design without control digunakan untuk mengukur variabel dependen pada banyak titik waktu. Penelitian ini dilakukan pengukuran sebanyak lima kali yaitu observasi awal dan empat observasi pasca intervensi. Instrumen yang digunakan adalah observasi yang berisi indikator minat berwirausaha. Menggunakan uji peringkat tanda Wilcoxon untuk pengujian hipotesis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 siswa yang berada di SLBN Sambirejo. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan minat berwirausaha pada siswa berkebutuhan khusus setelah diberikan intervensi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Perbedaan skor rata-rata antara observasi 1 sebesar 72 dan observasi 5 sebesar 90 4. Berdasarkan pengambilan keputusan hasil Asymp Sign (2-tailed) bernilai 0 042 karena 0 042 lebih kecil dari 0 050 yang artinya hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun faktor lain menyumbang 58% varian pembelajaran kewirausahaan mempunyai dampak sebesar 42% terhadap minat berwirausaha. Klaim ini menunjukkan pendidikan kewirausahaan yang diajarkan di Sekolah Luar Biasa mempengaruhi motivasi siswa dalam memulai usaha sendiri.