Skripsi
Strategi pemasaran AMDK dalam mencapai keunggulan bersaing menggunakan metode SWOT dan QSPM (studi kasus pada AMDK Tirta Kanjuruhan) / Acesa Maharddhika Prawira Kusuma
Abstrak
Salah satu bisnis dengan perkembangan yang pesat di Indonesia adalah usaha AMDK. Hal ini dibuktikan dengan konsumsi AMDK masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya. Disamping itu banyaknya usaha AMDK di Indonesia menyebabkan persaingan yang semakin sengit sehingga perusahaan AMDK dituntut untuk memiliki strategi dalam mencapai keunggulan bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran AMDK dalam mencapai keunggulan bersaing. Objek penelitian ini adalah AMDK Tirta Kanjuruhan. Penelitian ini menggunakan metode SWOT (Strength Weakness Opportunity Threat) dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Pngumpulan data dilaksanakan dengan metode wawancara dan kuesioner. Penyebaran kuesioner dilakukan secara langsung dengan respondennya adalah seluruh karyawan AMDK Tirta Kanjuruhan. Kuesioner bersifat tertutup dan teknik sampling berupa sampling jenuh. Total data yang diperoleh sebanyak 23 responden dengan total butir pernyataan pada kuesioner sebanyak 43 butir. Kegiatan wawancara dilakukan secara tatap muka dengan KUU AMDK Tirta Kanjuruhan jenis wawancara yaitu semi-terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil dari matriks EFE sebesar 3 142 dan matriks IFE sebesar 3 026. Hasil matriks IE menunjukkan bahwa perusahaan terdapat pada sel I yang disebut sebagai strategi tumbuh dan membangun. Selanjutnya matriks SWOT menghasilkan 6 alternatif strategi bagi AMDK Tirta Kanjuruhan yaitu strategi SO-1 SO-2 WO-1 ST-1 WT-1 dan WT-2. Pada tahap akhir matriks QSPM menunjukkan tingkatan alternatif strategi yang menjadi prioritas mulai dari skor TAS terbesar yaitu strategi SO-2 (TAS 5 88) WT-2 (TAS 5 66) ST-1 (TAS 5 65) WO-1 (TAS 5 59) WT-1 (TAS 5 44) dan SO-1 (TAS 4 76). Terdapat 3 alternatif strategi yang menjadi rekomendasi dalam mencapai keunggulan bersaing bagi AMDK Tirta Kanjuruhan yaitu strategi SO-2 WT-2 dan ST-1.