Skripsi
Analisis load flow, short circuit dan koordinasi proteksi pada sistem distribusi PT. Pupuk Kalimantan Timur unit operasi Kaltim 4 / Otniel Christianto
Abstrak
Sistem energi listrik yang terdiri dari pembangkit transmisi dan distribusi saling terhubung dan rentan terhadap gangguan salah satunya hubung singkat yang dapat terjadi saat kapasitas penyimpanan menurun menyebabkan kelebihan beban. Analisis aliran daya penting untuk menjaga operasi jaringan listrik agar tetap stabil menentukan tegangan arus daya aktif dan reaktif. Oleh karena itu analisis gangguan hubung singkat sangat diperlukan. Penelitian ini dilakukan di PT. Pupuk Kalimantan Timur Unit Departemen Operasi Kaltim 4 yang memiliki dua sumber pembangkit Trafo Integrasi dengan tegangan 33kV dan generator gas turbin (GTG) dengan tegangan 11kV. Analisis dilakukan dalam kondisi beban puncak dengan skenario trafo integrasi dan GTG on atau off. Hasil menunjukkan pada kondisi trafo integrasi on dan GTG on daya aktif lebih besar dengan selisih 7.707 MW dan kerugian daya lebih rendah dibandingkan trafo integrasi on dan GTG off dengan selisih losses 18 7 kW dan 443 1 kVar. Penelitian juga mengevaluasi koordinasi proteksi Overcurrent Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) menemukan perbedaan nilai arus hubung singkat hingga 31 A di bus 8. Variasi nilai TMS (Time Multiple Setting) dan Ipickup (Current Pickup Setting) diamati dengan nilai TMS antara 0 0492137 hingga 0 290045 dan Ipickup antara 0 06561 hingga 6 6. Relay GFR lebih sensitif dengan waktu reaksi lebih cepat dan arus pickup lebih rendah dibandingkan OCR.