Tesis
Pengembangan modul-el keanekaragaman makhluk hidup Kalimantan Timur berbasis Problem Based Learning (PBL) dan efektivitasnya pada peningkatan literasi sains, keterampilan berpikir kritis, dan kreativitas siswa SMA Samarinda / Kolow Jullya Christin
Abstrak
Kecakapan abad ke -21 yang penting untuk dimiliki dan ditingkatkan oleh siswa yaitu literasi sains keterampilan berpikir kritis dan kreativitas untuk menghadapi tantangan di masa depan. Merujuk pada fakta yang didapatkan pada sekolah mengungkapkan jika literasi sains keterampilan berpikir kritis dan kreativitas siswa tergolong rendah. Perlunya melakukan terobosan untuk mengatasi masalah tersebut dengan media pembelajaran berbasis model pembelajaran yang tepat sehingga dapat meningkatkan literasi sains keterampilan berpikir kritis dan kreativitas siswa dengan cara mengembangkan modul-el keanekaragaman makhluk hidup Kalimantan Timur berbasis Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan modul-el berbasis PBL yang valid praktis dan efektif serta dapat meningkatkan literasi sains keterampilan berpikir kritis dan kreativitas siswa. Penelitian ini merupakan research and development (R amp D) dengan model ADDIE. Produk yang dihasilkan pada penelitian ini berupa modul-el modul ajar ATP instrumen literasi sains keterampilan berpikir kritis dan kreativitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk bersifat valid dengan keterangan nilai yaitu a) media 100% b) perangkat pembelajaran 97.91% c) materi 100% dan d) praktisi pendidikan 96.42%. Produk bersifat praktis dengan keterangan nilai yaitu a) one-to-one trial 91.27% small group trial 88% dan field trial 86% b) respon siswa yang dibelajarkan dengan produk 90.20% dan respon guru 93.75%. Produk modul-el berbasis PBL bersifat efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa SMA dengan nilai rerata terkoreksi lebih tinggi yaitu 77.94 dibandingkan dengan PBL yaitu 65.08. Produk modul-el berbasis PBL bersifat efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMA dengan nilai rerata terkoreksi lebih tinggi yaitu 81.14 dibandingkan dengan PBL yaitu 62.55. Produk modul-el berbasis PBL bersifat efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa SMA dengan nilai rerata terkoreksi lebih tinggi yaitu 79.08 dibandingkan dengan PBL yaitu 71.91. Saran peneliti yaitu perlu dilakukan pengembangan modul-el dengan kecakapan abad ke-21 lainnya sehingga dapat meningkatkan pengetahuan sikap dan keterampilan siswa terhadap sekitarnya.