Skripsi
Karakterisasi dan uji antibakteri transfersome ekstrak bawang tunggal hitam terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 25923 / Wuri Sabilar Citra Anjani
Abstrak
Bawang hitam tunggal diketahui mengandung senyawa antibakteri yang lebih tinggi dari bawang tunggal putih. Penggunaan antibakteri secara transdermal memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan dengan topikal. Transfersome merupakan suatu sistem penghantar yang dapat menyebabkan peningkatan penetrasi sediaan transdermal untuk menembus membran kulit. Penelitian dilakukan untuk mengetahui karakterisasi dan pengaruh transfersome ekstrak bawang tunggal hitam terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 25923. Transfersome dikarakterisasi menurut nilai z-average indeks polidispersitas (PDI) dan zeta potensialnya. Uji antibakteri dilakukan dengan metode sumuran menggunakan sampel transfersome ekstrak bawang tunggal hitam sebanyak 7 5 mg/ml 10 mg/ml dan 12 5 mg/ml. Hasil karakterisasi transfersome yang diperoleh yaitu ukuran partikel berdasarkan uji z-average adalah 171.867 plusmn 119.973 nm nilai PDI adalah 0.169 plusmn 0.038 dan zeta potensial adalah -24.067 plusmn 1.328 mV. Hasil karakterisasi transfersome menunjukkan bahwa transfersome yang dibuat telah memenuhi syarat transfersome yang baik. Uji antibakteri menunjukkan bahwa transfersome ekstrak bawang tunggal hitam 7 5 mg/ml dapat menghambat pertumbuhan S. aureus dengan rerata diameter zona hambat adalah 2.217 plusmn 0.351 mm.