Skripsi
Analisis kenyamanan termal dengan variasi nilai transmitansi termal dinding tidak tembus cahaya pada bangunan rumah sakit (studi kasus: gedung paviliun RSUD Simpang Lima Gumul, Kediri) / Ike Puspita Sari
Abstrak
Bangunan tidak hanya dituntut dari segi keindahan konstruksi yang kuat nyaman untuk dihuni tetapi juga harus ramah lingkungan dan hemat energi agar memenuhi aspek konservasi energi. Aspek konservasi energi dapat tercapai jika pemilihan jenis material dinding tidak tembus cahaya yang digunakan memiliki nilai transmitansi rendah yang mampu mereduksi panas berasal dari luar bangunan yaitu konduksi pada selubung bangunan dan radiasi matahari. Dengan demikian perlu dilakukan tindakan untuk dapat memahami perilaku material dinding dalam merespon radiasi matahari pada rumah sakit guna mencapai standar kenyamanan termal dalam ruangan disepakati dengan menggunakan OTTV (Overall Thermal Transfer Value). SNI 6389-2011 menyatakann bahwa perolehan panas eksternal melalui selubung bangunan tidak boleh melebihi 35 W/m2 dalam upaya mendukung konservasi energi hal ini juga dapat berpengaruh pada beban pendinginan bangunan. Tujuan Penelitian (1) Mengetahui nilai OTTV bangunan eksisting yang selanjutnya dapat diketahui pula nilai beban panas eksternal pada bangunan. sehingga dapat menjadi tolak ukur dalam perolehan beban panas eksternal (2) Memodifikasi nilai transmitansi termal dinding tidak tembus cahaya agar dapat terlihat variasi mana yang menghasilkan nilai OTTV dan beban panas eksternal yang besar (3) Perhitungan OTTV menggunakan software Ecotect Analysis hanya untuk memperoleh nilai shading factor dan shading coefficient kemudian dilanjutkan dengan Microsoft Excel. Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu (1) Studi literatur (2) Mengumpulkan sampel penelitian yang berupa denah rumah sakit dimensi bangunan material penyusun dinding profil bangunan dan data cuaca (3) Melakukan simulasi pada software ecotect analysis 2011 untuk memperoleh nilai shading coefficient dan shading factor (4) Memodifikasi nilai Uw untuk mengetahui pengaruh terhadap perolehan nilai OTTV dan beban pendinginan (5) Perhitungan OTTV sesuai dengan SNI 6389-2011 dan perhitungan beban panas eksternal menggunakan metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference). Hasil penelitian menunjukkan (1) Nilai OTTV bangunan eksisting melebihi kriteria persyaratan SNI 6389-2011 sebesar 35 70 W/m2 dan beban panas bangunan eksisting sebesar 84.701 44 Watt atau 289.001 31 btu/h (2) Semakin tinggi nilai Uw pada selubung bangunan maka semakin tinggi pula nilai beban panas eksternal bangunan. Nilai OTTV terkecil didapat dari modifikasi dinding bata ringan berlapis ACP white light grey cat putih dan nilai OTTV tertinggi didapat dari modifikasi dinding bata ringan berlapis marmer lokal warna cream dan cat kuning medium (3) Pada perhitungan beban panas eksternal diambil dari nilai OTTV tertinggi yaitu ACP grey dan cat biru medium sebesar 84.200 12 Watt atau 287.290 82 Btu/h dan modifikasi marmer lokal cream dan cat kuning medium sebesar 85.446 77 Watt atau 291.544 37 Btu/h.