UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Pengembangan modul mikrobiologi pada topik “daya antibakteri ekstrak rimpang jahe terhadap penghambatan pertumbuhan bakteri propionibacterium acnes” untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah bagi mahasiswa / Tika Mahesti

Mahesti, Tika - Nama Orang;

Abstrak
Mahesti Tika. 2024. Pengembangan Modul Mikrobiologi pada Topik ldquo Daya Antibakteri Ekstrak Rimpang Jahe terhadap Penghambatan Pertumbuhan Bakteri Propionibacterium acnes rdquo untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Keterampilan Pemecahan Masalah bagi Mahasiswa. Tesis Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Dra. Utami Sri Hastuti M. Pd. (II) Prof. Dr. Murni Sapta Sari M. Si. Kata Kunci modul Mikrobiologi keterampilan berpikir kritis keterampilan pemecahan masalah. Keterampilan abad ke-21 dalam proses pembelajaran mencakup keterampilan berpikir kritis keterampilan memecahkan masalah keterampilan berkomunikasi kolaborasi hingga berdaya saing global (Menggo dkk. 2019). Keterampilan berpikir kritis melibatkan proses berpikir lebih tinggi untuk melakukan analisis sintesis dan evaluasi informasi (Greenstein 2012). Keterampilan berpikir kritis yang dimiliki mahasiswa akan bermanfaat dalam mengidentifikasi permasalahan hingga memecahkan masalah yang muncul di lingkungan sekitar. Menurut Greenstein (2015) keterampilan pemecahan masalah adalah keterampilan dasar untuk mengidentifikasi suatu permasalahan mempertimbangkan pilihan solusi serta memutuskan pilihan solusi berdasarkan informasi yang diperoleh. Keterampilan pemecahan masalah diperlukan bagi mahasiswa untuk mengatasi berbagai masalah yang muncul dalam kehidupan sehari-hari (Mahanal dkk. 2022). Berdasarkan hasil angket analisis kebutuhan mahasiswa pada variabel keterampilan berpikir kritis dinilai masih rendah. Keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah merupakan komponen penting dari kurikulum dan perlu diperhatikan dalam pembelajaran (Nayazik 2017 Widiawati dkk. 2018). Proses pembelajaran akan melibatkan proses kognitif di mana pengetahuan keterampilan dan pengalaman pribadi dimobilisasi untuk mengidentifikasi masalah menemukan solusi dan menyelesaikan masalah (Hoi dkk. 2018). Penguasaan keterampilan pemecahan masalah pada konsep materi dapat menjadi indikator kemampuan berpikir analitis yang baik (Prawita dkk. 2019). Hal ini sejalan dengan pendekatan konseptual dan pemecahan masalah yang mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menguasai konsep dan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam materi Biologi (Fitri dkk. 2019). Fakta penggunaan tanaman jahe sebagai bahan antibiotik untuk mengatasi infeksi pada kulit masih membutuhkan kajian lebih lanjut terutama dalam hal konsentrasi efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri uji. Berdasarkan hasil analisis angket kebutuhan sebanyak 100% mahasiswa belum pernah mempelajari bahwa tanaman jahe memiliki daya antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium. acnes. Oleh karena itu perlu dikembangkan Modul Mikrobiologi pada topik ldquo Daya Antibakteri Ekstrak Rimpang Jahe terhadap Penghambatan Pertumbuhan Bakteri Propionibacterium acnes rdquo untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Modul Mikrobiologi yang valid praktis dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang. Model pengembangan modul yang digunakan adalah desain instruksional ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analyze design develop implement dan evaluate. Modul Mikrobiologi yang telah dikembangkan divalidasi oleh validator ahli bahan ajar ahli materi Mikrobiologi dan praktisi pembelajaran Mikrobiologi. Modul Mikrobiologi diimplementasikan dalam proses pembelajaran menggunakan rancangan quasi experiment (The Nonequivalent Control Group Design). Subjek implementasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang. Mahasiswa diberikan soal pretest di awal pembelajaran dan mengerjakan soal posttest di akhir pembelajaran. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan bantuan bahan ajar berupa Modul Mikrobiologi yang telah dikembangkan dan divalidasi. Jenis data yang didapatkan dalam penelitian ini adalah data kualitatif (saran perbaikan yang diberikan oleh validator ahli dan mahasiswa) dan data kuantitatif (skor validasi modul oleh validator nilai pretest-posttest skor angket respon mahasiswa terhadap modul dan skor observasi keterlaksanaan sintaks). Data skor validasi modul dan skor angket respon mahasiswa terhadap modul dianalisis dengan teknik analisis persentase data nilai pretest-posttest keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah dianalisis dengan menggunakan uji One Way Ancova dan data skor observasi keterlaksanaan sintaks dianalisis dengan uji kesejajaran. Persentase kevalidan Modul Mikrobiologi menurut validator ahli bahan ajar dan perangkat pembelajaran sebesar 99.72% dengan kriteria sangat valid validator ahli materi Mikrobiologi sebesar 87.56% dengan kriteria sangat valid dan praktisi pembelajaran Mikrobiologi sebesar 100% dengan kriteria sangat valid. Persentase kepraktisan penggunaan Modul Mikrobiologi dengan angket respon dosen sebesar 100% dan mahasiswa sebesar 89.90% dengan kriteria sangat praktis dan hasil observasi keterlaksanaan sintaks pembelajaran menyatakan bahwa sintaks PBL terlaksana dengan baik dibuktikan dengan hasil uji kesejajaran yang memiliki p-value 0.26 gt 0.05 yang berarti sintaks PBL terlaksana dengan baik. Modul Mikrobiologi efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah mahasiswa. Hasil ini dibuktikan dengan hasil uji One Way Ancova pada hasil skor pretest-posttest keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah mahasiswa yaitu p-value 0.00 lt 0.05 yang berarti bahwa Modul Mikrobiologi berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah mahasiswa.


Informasi Detail
DDC
Rt 579.076 MAH p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Biologi, 2024.
Deskripsi Fisik
xiv, 106 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00374/RT/24
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek
1. MIKROBIOLOGI - BERPIKIR KRITIS
2. MIKROBIOLOGI - PEMECAHAN MASALAH
3. MIKROBIOLOGI - MODUL PEMBELAJARAN
4. MIKROBIOLOGI - JAHE (ANTI BAKTERI)
5. MICROBIOLOGY - CRITICAL THINKING

Pembimbing
1. Prof. Dr. Dra. Utami Sri Hastuti, M.pd;2. Dr. Murni Sapta Sari, M.si
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik