Tesis
Pengembangan model pembelajaran design thinking process dipadu flipped classroom untuk memberdayakan keterampilan pemecahan masalah dan literasi digital siswa pada pembelajaran biologi SMA / Muh. Wahyudi Jasman
Abstrak
Fokus utama dari proses pembelajaran adalah meningkatkan kemampuan peserta didik yang disesuaikan dengan keterampilan abad ke-21 seperti keterampilan pemecahan masalah dan literasi digital. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah dan literasi digital siswa SMA masih tergolong rendah. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah yang mengintegrasikan peran teknologi dalam proses pembelajarannya. Model pembelajaran inovatif yang dapat dikembangkan untuk memberdayakan keterampilan pemecahan masalah dan literasi digital siswa yaitu model pembelajaran Design Thinking Process dipadu Flipped Classroom. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran Design Thinking Process dipadu Flipped Classroom yang valid praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan jenis Research and Development (R amp D) dan menggunakan model pengembangan ADDIE. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah sintaks model pembelajaran Design Thinking Process dipadu Flipped Classroom ATP modul ajar LKPD soal keterampilan pemecahan masalah dan angket literasi digital. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa produk model pembelajaran berada pada kategori valid dengan nilai sebagai berikut a) model Design Thinking Process-Flipped Classroom 87 77% b) ATP 96 36 c) modul ajar 90 93% d) LKPD 94% e) tes keterampilan pemecahan masalah 85.41% f) angket literasi digital 91 25% dan g) materi 100%. Model pembelajaran Design Thinking Process-Flipped Classroom juga bersifat praktis dengan rincian nilai sebagai berikut a) ahli praktisi lapangan oleh guru 93 33% b) respons siswa one-to-one trial 84 61% small group trial 86 44% dan field trial 88 82%. Produk model Design Thinking Process-Flipped Classroom efektif dalam memberdayakan keterampilan pemecahan masalah dan literasi digital siswa pada pembelajaran biologi SMA dengan nilai rerata terkoreksi model lebih tinggi sebesar 77 31 dibandingkan dengan model Design Thinking Process sebesar 72.045 dan pembelajaran konvensional sebesar 57 12. Produk model Design Thinking Process-Flipped Classroom juga efektif dalam memberdayakan literasi digital siswa pada pembelajaran biologi dengan nilai rerata terkoreksi model lebih tinggi sebesar 80 24 dibandingkan dengan model Design Thinking Process sebesar 68 91 dan pembelajaran konvensional sebesar 57 48.