Tugas Akhir
Perancangan animasi motion graphic sebagai bentuk antisipasi kekerasan seksual intimidasi verbal pada perempuan masa remaja awal / Anissa Balgis Humairoh
Abstrak
Remaja merupakan masa transisi antara masa anak-anak dan dewasa biasanya terjadi pada rentang usia 12-15 tahun. Masa ini sering dianggap sebagai fase yang menantang dan sulit. Di Indonesia kasus kekerasan seksual di tempat umum meningkat sebanyak 78 89% dengan mayoritas korban adalah perempuan. Kekerasan seksual tidak hanya terjadi secara fisik tetapi juga bisa berupa pelecehan verbal seperti yang sering disebut sebagai catcalling. Kesadaran masyarakat tentang kekerasan seksual secara verbal masih kurang karena banyak yang menganggapnya sebagai lelucon atau pujian sehingga fenomena ini terus berlanjut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menggali topik pencegahan pelecehan seksual terutama dalam bentuk verbal serta meningkatkan kesadaran akan dampak negatif dari perilaku tersebut melalui animasi motion graphic dengan menggunakan metode MDLC. Langkah-langkah dalam metode MDLC melibatkan konseptualisasi desain pengumpulan bahan pembuatan pengujian dan distribusi. Animasi motion graphic Mengenal Bahaya Kekerasan Seksual Secara Verbal diunggah di kanal YouTube dengan durasi 5 menit 53 detik dan resolusi HD 1920x1080 30 FPS. Hasil dari perancangan animasi ini telah divalidasi oleh ahli media dan ahli materi untuk mengukur efektivitasnya. Animasi ini mendapat respons positif dengan skor 89% dari ahli media dan skor 100% dari ahli materi hal hasil ini dikategorikan sangat layak . Dalam uji coba yang melibatkan 36 remaja perempuan usia 12-15 tahun animasi motion graphic ini terbukti efektif dalam menyampaikan informasi dan meningkatkan pemahaman tentang kekerasan seksual secara verbal dengan tingkat pemahaman mencapai 91 67%.