Skripsi
Analisis kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi suhu dan kalor berdasarkan gender / Firza Sofia Balqis
Abstrak
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa di abad 21 yang berkaitan dengan pengambilan keputusan dalam menyelesaikan permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi suhu dan kalor berdasarkan gender. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk memperjelas data kuantitatif dilengkapi dengan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 39 siswa kelas XI MIPA SMA Panjura Malang. Instrumen penelitian ini terdiri dari 10 butir soal uraian dengan reliabilitas dan pedoman wawancara dimana hasil wawancara digunakan untuk mendapatkan informasi pendukung terkait kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan gender. Hasil uji Independent Sample t-test pada penelitian ini sebesar dimana dapat disimpulkan tidak ada perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa laki-laki dan perempuan. Hasil ini sesuai dengan hasil wawancara yang dilakukan dimana tidak banyak perbedaan persepsi siswa laki-laki dan perempuan namun terdapat perbedaan pola pikir antara keduanya. Siswa laki-laki banyak menggunakan logika dalam berpikir dan cepat memutuskan sesuatu sedangkan siswa perempuan lebih mengandalkan intuisi cenderung berpikir panjang dan mengandalkan hafalan.