Skripsi
Perubahan indeks plastisitas dan nilai daya dukung tanah di Desa Wonokerto Kabupaten Pasuruan yang distabilisasi dengan abu sekam padi dan kapur tohor / Hardy Maulana Hermawan
Abstrak
Tanah dasar merupakan bagian terpenting dalam mendukung beban lalu lintas dan beban konstruksi jalan itu sendiri. Tanah dibawah jalan di Desa Wonokerto Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan dalam kondisi labil (Arifin 18 Januari 2021). Hasil uji pendahuluan tanah di daerah tersebut menunjukkan persentase tanah lolos saringan no. 200 sebesar 57 37% dan IP sebesar 32 12%. Berdasarkan klasifikasi AASHTO tanah ini termasuk dalam kelompok A-7-6 (12) yang merupakan tanah lempung dan tergolong sangat buruk sebagai tanah dasar. Dengan kondisi seperti itu tanah akan distabilisasi dengan kapur tohor (KT) dan abu sekam padi (ASP). Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan indeks plastisitas dan nilai daya dukung tanah (DDT) setelah distabilisasi dengan kapur tohor dan abu sekam padi. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif eksperimental. Penambahan stabilisator menggunakan perbandingan persentase KT ASP (0% 0%) (4% 7%) (4% 8%) (4% 9%) (4% 10%) dengan pemeraman selama 7 hari. Perubahan IP tanah setelah distabilisasi diketahui dari perhitungan uji batas cair dan batas plastis sedangkan perubahan nilai daya dukung tanah diketahui dari konversi hasil uji CBR tanpa rendaman. Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan berupa penurunan IP dan peningkatan nilai DDT. IP terendah diperoleh pada variasi sampel menggunakan penambahan KT ASP (4% 7%) dengan IP sebesar 13 24%. Variasi sampel tersebut juga memiliki peningkatan nilai DDT terbesar dibanding sampel lainnya dengan nilai DDT tanah asli sebesar 6 62 kg/cm2 meningkat menjadi 7 80 kg/cm2.