Skripsi
Pengaruh efikasi diri dan pengalaman kerja terhadap kesiapan berwirausaha peserta pelatihan di UPT BLK Tulungagung / Nada Husniyah Qurotu \'Aini
Abstrak
Salah satu isu ketenagakerjaan yang menjadi perhatian dunia termasuk di Indonesia adalah pengangguran. Kewirausahaan telah menjadi pendorong penting bagi pembangunan ekonomi regenerasi dan penciptaan lapangan kerja di era globalisasi dan peningkatan teknologi yang pesat saat ini. Tahun 2020 2021 dan 2022 merupakan tahun yang amat berat bagi para pekerja karena pada tahun tersebut terjadi bencana wabah virus Covid-19 jadi membuat banyak tingkat pengangguran karena adanya lockdown. UPT BLK Tulungagung merupakan salah satu lembaga pelatihan yang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengatasi masalah pengangguran di wilayah Tulungagung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap kesiapan berwirausaha peserta pelatihan (2) mengetahui pengaruh pengalaman kerja terhadap kesiapan berwirausaha peserta pelatihan dan (3) mengetahui pengaruh efikasi diri bersama pengalaman kerja terhadap kesiapan berwirausaha peserta pelatihan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasi sebab akibat. Terdapat 144 peserta pelatihan di lokasi penelitian BLK Tulungagung. Terdapat 107 peserta pelatihan yang menjadi sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui Google Form dengan menggunakan kuesioner tertutup dengan 4 alternatif jawaban. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Dengan tahap analisis data yaitu analisis statistik deskriptif uji asumsi klasik analisis regresi linear berganda uji hipotesis dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) efikasi diri memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap kesiapan berwirausaha yang termasuk kategori rendah (2) pengalaman kerja memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap kesiapan berwirausaha yang termasuk kategori rendah (3) efikasi diri dan pengalaman kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan secara simultan terhadap kesiapan berwirausaha yang termasuk kategori kuat. Saran dalam penelitian ini adalah (1) bagi lembaga disarankan untuk dapat lebih memberikan pemahaman dan membantu peserta pelatihan dalam meningkatkan kepercayaan diri pengetahuan dan keterampilan dalam konteks kewirausahaan serta melibatkan langsung peserta pelatihan dalam proses kewirausahaan (2) bagi peneliti selanjutnya agar dapat menambah dan mencari faktor lain yang mempengaruhi kesiapan berwirausaha peserta pelatihan serta dapat memperluas subjek penelitian sehingga didapatkan hasil yang bervariasi.