Skripsi
Hubungan antara dukungan keluarga dan self-efficacy terhadap kemampuan numerasi pada AKM / Nurhalisa Primasena
Abstrak
Kemampuan numerasi peserta didik pada hasil AKM belum maksimal padahal sekolah sudah melakukan berbagai persiapan. Kemampuan yang dimiliki individu menjadi maksimal dengan adanya efikasi diri serta dukungan yang didapatkan dari keluarga. Sehingga dilakukan penelitian dengan tujuan menganalisis korelasi antara dukungan keluarga dan self-efficacy terhadap kemampuan numerasi pada AKM. Metode penelitian yakni kuantitatif. Subjek dalam penelitian yaitu peserta didik kelas 5 Sekolah Dasar Kota Probolinggo menggunakan purposive sampling dengan kriteria yang dipertimbangkan yaitu hasil AKM numerasi berada pada kategori baik sedang dan rendah. Cara pengambilan data yakni tes untuk mengukur kemampuan numerasi pada AKM dan kuesioner untuk mengukur dukungan keluarga dan self-efficacy. Cara yang digunakan untuk menganalisis data yakni korelasi pearson product moment dan korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat korelasi antara dukungan keluarga dengan kemampuan numerasi pada AKM diperoleh hasil koefisien korelasi pearson product moment sebesar 0 715 yang berada pada kategori hubungan kuat. 2) terdapat korelasi antara self-efficacy dengan kemampuan numerasi pada AKM diperoleh hasil koefisien korelasi pearson product moment sebesar 0 678 yang berada pada kategori hubungan kuat.3) terdapat korelasi antara dukungan keluarga dan self-efficacy terhadap kemampuan numerasi pada AKM diperoleh hasil koefisien korelasi berganda sebesar 0 776 yang berada pada kategori hubungan kuat dan hasil koefisien determinasi sebesar 60 3%. Jadi dapat disimpulkan bahwa antara dukungan keluarga dan self-efficacy terhadap kemampuan numerasi pada AKM terdapat hubungan. Diharapkan guru dapat bekerja sama dengan anggota keluarga serta meningkatkan self-efficacy peserta didik agar kemampuan numerasi pada AKM menjadi lebih optimal.