Skripsi
Analisis pati, amilosa dan serat pada produk pengembangan makanan terapi siap pakai dengan bahan baku lokal sebagai alternatif perbaikan malnutrisi / Nesya Adiva Nurhasanah
Abstrak
Malnutrisi merupakan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan asupan gizi pada tubuh yang dapat berdampak buruk pada kesehatan. Penderita malnutrisi membutuhkan perbaikan asupan gizi untuk mendapatkan kondisi gizi seimbang salah satunya adalah pemberian Makanan Terapi Siap Pakai (MTSP). Makanan terapi dapat dikembangkan menggunakan bahan baku lokal yang memiliki kandungan pati dan serat tinggi sehingga dapat memenuhi asupan gizi diantaranya adalah tepung pisang tepung singkong dan tepung jagung. Kadar pati resisten dan serat tidak tercerna adalah salah satu komponen nutrisi yang akan mempengaruhi kondisi malnutrisi pada penderita melalui metabolisme tubuh dengan hasil Short Chain Fatty Acids untuk tubuh dan menjaga kesehatan usus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kadar pati resisten amilosa dan serat tidak tercerna pada formulasi MTSP yang dikembangkan dengan tambahan bahan baku lokal. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat empat formula diantaranya formula malnutrisi MTSP tepung pisang MTSP tepung singkong dan MTSP tepung jagung. Data berupa kadar pati amilosa dan serat yang didapatkan melalui analisis kadar gizi. Data dianalisis dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis pati pada formula MTSP tepung pisang MTSP tepung singkong dan MTSP tepung jagung berturut adalah 40 04% 57 52% 39 82%. Pada hasil analisis amilosa pada formula MTSP tepung pisang MTSP tepung singkong dan MTSP tepung jagung berturut adalah 6 29% 7 11% 7 13%. Pada hasil analisis serat pada formula MTSP tepung pisang MTSP tepung singkong dan MTSP tepung jagung berturut adalah 3 45% 5 49% 5 19%.