Skripsi
Evaluasi penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu / Alfenia Sinta Devina
Abstrak
Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan efektivitas dalam pengelolaan arsip dinamis dan memungkinkan akses yang lebih cepat dan akurat. Adanya aplikasi Srikandi ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Aplikasi Srikandi di harapkan dapat di terapkan di seluruh instansi pemerintah mulai dari pemerintah pusat dan daerah untuk menjamin terintegrasinya akses arsip dinamis. Salah satu instansi pemerintah daerah yang menerapkan aplikasi Srikandi adalah pada Dinas Perpustakaan dan kearsipan Kota Batu sejak Desember 2022 . Sebagai aplikasi yang terhubung dan digunakan di banyak instansi dan digunakan oleh banyak pengguna maka kesalahan kecil pada sistem akan menimbulkan konsekuensi pada persepsi pengguna yang berdampak pada penggunaan aplikasi. Untuk mengetahui bahwa aplikasi Srikandi sudah sesuai atau mencapai tujuan yang diinginkan maka perlu adanya evaluasi pada penggunaan aplikasi Srikandi. Evaluasi dapat dilakukan berdasarkan aspek teknis dan aspek sosial pada penggunaan aplikasi Srikandi. Evaluasi tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dalam perbaikan dalam menangani kendala yang terjadi pada penggunaan aplikasi Srikandi pada Dinas Perpustakaan dan kearsipan Kota Batu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil evaluasi aplikasi Srikandi berdasarkan variabel keunggulan relatif kesesuaian kompleksitas sikap penggunaan dan niat berperilaku. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif evaluatif. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non probablity sampling dan teknik khusus yang digunakan adalah sampling jenuh yaitu semua anggota populasi yakni pegawai atau ASN pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu pada bidang kearsipan diikutsertakan dalam populasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 14 responden. Untuk mengevaluasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) maka peneliti menggunakan integrasi model Diffusion of Innovation dan Technology Acceptance Model. Data pada penelitian ini merupakan angka atau numerik hasil hasil penilaian evaluasi aplikasi Srikandi dalam bentuk skor yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner dokumentasi dan observasi berperanserta. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data penelitian ini adalah kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis terintegrasi (SRIKANDI) berdasarkan variabel relative advantage memperoleh nilai rata sebesar 4 45 dengan kategori sangat baik dan tingkat efektivitas sebesar 89 04 % dengan kategori sangat efektif. Variabel compatibility memperoleh nilai rata-rata sebesar 4 15 dengan kategori baik dan tingkat efektivitas sebesar 83 15% dengan kategori efektif. Variabel complecity memperoleh nilai rata-rata sebesar 4.05 dengan kategori baik dan tingkat efektivitas sebesar 81 00% dengan kategori efektif. Variabel Attitude Toward Using memperoleh nilai rata-rata sebesar 4 21 dengan kategori Sangat Baik dan tingkat efektivitas sebesar 84 20% dengan kategori efektif. Variabel behavioural intention memperoleh nilai rata-rata sebesar 4.14 dengan kategori Baik dan tingkat efektivitas sebesar 82 80% dengan kategori efektif. Meskipun dalam hasil evaluasi aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis terintegrasi (SRIKANDI) sudah baik dan efektif tetapi masih terdapat respons atau penilaian kurang baik dari pengguna aplikasi Srikandi serta hasil observasi yang menunjukkan bahwa pada penerapan aplikasi Srikandi masih memerlukan perbaikan dan pengembangan pada beberapa aspek ke depannya. Catatan terkait kekurangan pada penggunaan aplikasi Srikandi dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu untuk terus meningkatkan penerapan aplikasi Srikandi dan menjadi bahan perbaikan bagi pengembang aplikasi Srikandi.