Skripsi
Biosintesis, karakterisasi serta eksplorasi antibakteri nanopartikel seng oksida (zno) menggunakan ekstrak daun eceng gondok (Eichornia crassipes) / Muhammad Ainur Hasan
Abstrak
Pengembangan antibakteri berbasis material logam oksida penting dilakukan mengingat berkembangnya resistensi bakteri terhadap antibiotik yang sudah digunakan dalam beberapa dekade terakhir. Seng oksida merupakan salah satu material oksida yang memiliki banyak pengaplikasian. Salah satunya adalah sebagai antibakteri yang efektif terutama ketika dimodifikasi ukuran partikelnya menjadi dalam ukuran nanometer. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis ZnO NPs dengan menggunakan ekstrak daun eceng gondok (Eichornia crassipes) melalui biosintesis serta mengetahui pengaruh perbedaan penambahan ekstrak daun eceng gondok terhadap morfologi ukuran partikel dan aktivitas antibakteri pada ZnO NPs hasil sintesis. Ekstrak daun eceng gondok pada penelitian ini terkonfirmasi memiliki kandungan metabolit sekunder meliputi flavonoid fenolik tanin saponin dan alkaloid yang dapat membantu memediasi terbentuknya partikel dengan ukuran nanometer serta mencegah terjadinya aglomerasi pada sintesis nanopartikel. Dalam proses sintesis ZnO NPs digunakan metode biosintesis berbantuan ekstrak daun eceng gondok dengan prekursor seng asetat dan NaOH dengan pengondisiaan pada pH 10. Keberhasilan sintesis ZnO telah terkonfirmasi dengan kesesuaian hasil XRD dengan standar ZnO ICDD 01-076-0704. ZnO dengan penambahan ekstrak berhasil memediasi terbentuknya ZnO dengan ukuran partikel nanometer melalui hasil karakterisasi SEM dengan morfologi dominan dengan bentuk bulat. Semakin banyak ekstrak yang digunakan dalam proses sintesis menyebabkan ZnO dengan ukuran partikel nanometer semakin banyak terbentuk. Hasil Uji antibakteri terhadap bakteri Staphilococcus aureus dan Eschericia coli menunjukkan ZnO dengan penambahan ekstrak menghasilkan zona bening yang lebih besar daripada ZnO tanpa penambahan ekstrak. Sehingga ZnO dengan penambahan ekstrak memiliki kemampuan aktivitas antibakteri yang lebih baik daripada ZnO tanpa penambahan ektrak daun eceng gondok.