Skripsi
Penggunaan teknologi penginderaan jauh dalam identifikasi dan pemetaan potensi tanah longsor di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang / Adelia Oktaviani Bernika Arianti
Abstrak
Kabupaten jombang termasuk salah satu daerah dengan resiko tingkat multi ancaman bencana. Daerah yang beresiko bencana yaitu kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang yang mengalami 16 kejadian tanah longsor dari kurun waktu 2016 sampai dengan 2023. Kejadian bencana longsor tersebut pastinya banyak kerugian yang ditanggung masyararakat terdampak bahkan sampai memakan korban jiwa. Maka dari itu diperlukan penelitian lebih mendalam mengenai kejadian bencana longsor tersebut dengan memetakan dan menentukan potensi terjadinya tanah longsor serta mengetahui persentase penyebab faktor terjadinya tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daerah di Kec. Wonosalam yang berpotensi tanah longsor dan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tanah longsor tersebut. Penelitian yang dilakukan di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang ini menggunakan metode penginderaan jarak jauh (remote sensing) dengan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG) serta perhitungan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini menggunakan lima data parameter yaitu data kemiringan lereng tutupan lahan geologi/jenis batuan jenis tanah dan curah hujan. Hasil dari penelitian yang didapatkan pada daerah penelitain menunjukkan potensi tinggi tanah longsor sebesar 56% potensi sedang sebesar 33% dan potensi rendah sebesar 11%. Persentase parameter faktor terjadinya tanah longsor menunjukkan bahwa parameter curah hujan memiliki persentase tertinggi atau faktor yang sangat berpengaruh mengenai terjadinya bencana tanah longsor di daerah penelitian yaitu sebesar 31% dan diikuti keempat parameter lainnya dengan persentase masing-masing.