Skripsi
Hubungan kemampuan koneksi matematis dan kemampuan numerasi pada asesmen kompetensi minimum siswa kelas 5 sekolah dasar / Nurhalisa Primasani
Abstrak
Mata pelajaran matematika tergolong perkara rumit bagi sebagian besar siswa. Kesulitan disebabkan oleh kemampuan matematis siswa yang kurang bermakna sehingga menyebabkan kemampuan numerasi siswa rendah. Numerasi merupakan satu dari dua komponen yang di evaluasi pada asesmen kompetensi minimum. Siswa kelas 5 jenjang sekolah dasar telah melaksanakan AKM sebagai bentuk penilaian untuk meninjau kecakapan siswa. Pemahaman matematika siswa akan lebih bermakna apabila mereka memiliki pemahaman bahwa ide-ide dalam matematika saling berkenaan. Pemahaman tersebut berkaitan dengan kemampuan koneksi matematis. Kemampuan koneksi matematis dapat dijadikan sebagai solusi untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Penelitian bermaksud untuk mendeskripsikan dan menyelidiki hubungan kemampuan koneksi matematis dan kemampuan numerasi pada AKM siswa kelas 5 sekolah dasar. Populasi penelitian ini berasal dari kelas 5. Tes dilakukan untuk memperoleh data. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif korelasional. Hasil data yang telah diperoleh lalu diolah dengan JASP 14.0. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan koneksi matematis memperoleh rata-rata 49 sedangkan kemampuan numerasi mendapat rata-rata 41. Uji hipotesis dengan menggunakan korelasi spearman rank order memperlihatkan hasil signifikansi lt 0 001 yang artinya terdapat hubungan antara kemampuan koneksi matematis dan kemampuan numerasi pada AKM siswa kelas 5 sekolah dasar. Nilai r (koefisien korelasi) adalah 0 653 yang menunjukkan hubungan kedua variabel kuat. Hubungan di antara kedua variabel diharapkan dapat meningkatkan kemampuan numerasi siswa pada AKM melalui proses belajar yang melibatkan kemampuan koneksi matematis.