Skripsi
Perbedaan program merdeka belajar kampus merdeka dan reguler terhadap kesiapan kerja mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Malang / Arif Khaeruddin Riwendi
Abstrak
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbedaan kesiapan mahasiswa program MBKM dan program reguler dan pendidikan teknik bangunan. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini adalah penelitian deskriptif komparatif yang menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian menggunakan sampel sebanyak 110 responden dengan Non-Probability Sampling serta menggunakan teknik purposive sampling selanjutnya data diolah dan dianalisis dengan uji ANOVA one-way dan uji Games-Howel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada mahasiswa pendidikan teknik bangunan memiliki nilai rata-rata 68 99 dengan kategori sedang yang mana program MBKM memiliki rata-rata lebih tinggi dengan nilai 70 16 kategori sedang dibandingkan dengan mahasiswa dengan program reguler dengan nilai 66 71 kategori sedang. Secara keseluruhan mahasiswa MBKM dan reguler masuk ke dalam kategori kesiapan kerja sedang. Namun nilai rata-rata kesiapan kerja mahasiswa program reguler lebih rendah jika dibandingkan program MBKM baik untuk sub-program MBKM asistensi mengajar dengan nilai rata-rata 69 87 kategori sedang maupun MBKM magang dengan nilai ratarata 70 56 kategori sedang. Setelah dilakukan analisis lebih lanjut mengenai perbedaan yang ada pada program MBKM dan reguler ditemukan perbedaan yang signifikan antara kesiapan kerja mahasiswa program MBKM dan reguler. Selain itu ditemukan perbedaan yang nyata antara program reguler dengan program MBKM asistensi mengajar dan MBKM magang dalam hal kesiapan kerja. Akan tetapi tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara program MBKM asistensi mengajar dan MBKM magang dalam hal kesiapan kerja. Pada penelitian kali ini program MBKM magang memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan dengan program MBKM asistensi mengajar dan reguler. Dengan demikian hal ini menunjukkan mahasiswa pendidikan teknik bangunan memiliki kesiapan kerja dengan kategori sedang dan untuk masing-masing baik program MBKM asistensi mengajar MBKM magang maupun program reguler memiliki kategori sedang dengan nilai MBKM magang yang paling tinggi diantara program lainnya. Selain itu program MBKM memberikan dampak positif terhadap kesiapan kerja mahasiswa pendidikan teknik bangunan karena nilai pada mahasiswa MBKM lebih tinggi baik MBKM asistensi mengajar ataupun MBKM magang.