Skripsi
Hubungan strategi fasilitasi kader posyandu dengan pembelajaran pencegahan stunting bagi ibu hamil di kecamatan bagelen kabupaten purworejo / Leoni Yacinta Brilianti
Abstrak
Kasus stunting di Indonesia merupakan hal serius yang harus diperhatikan khususnya oleh orang tua dan praktisi kesehatan. Oleh karena itu penting bagi tenaga kesehatan kader posyandu dan pemerhati gizi yang bertugas di puskesmas untuk melakukan upaya pencegahan semaksimal mungkin untuk menekan angka stunting. Hal ini bertujuan untuk menjadikan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa yang sehat cerdas dan mampu membawa perubahan bagi bangsa Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan strategi fasilitasi kader posyandu dengan pembelajaran pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasi. Penentuan sampel dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menyebarkan angket pada 56 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi berbantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader posyandu melakukan strategi pencegahan stunting dengan cara memberikan penyuluhan setiap bulan di posyandu memfasilitasi pembelajaran dengan membuat pamflet dan menyebarkan informasi serta memfasilitasi peserta posyandu untuk melakukan pembelajaran di Posyandu atau Balai Desa. Kader posyandu juga mempelajari kebutuhan dan permasalahan masyarakat sebelum memberikan pembelajaran memberikan pelatihan memasak sehat dan bergizi dan hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara strategi fasilitasi dengan efektivitas pembelajaran pencegahan stunting. Oleh karena itu H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya semakin besar strategi fasilitasi kader posyandu maka semakin efektif pula pembelajaran pencegahan stunting. Berdasarkan hasil penelitian sebaiknya kader posyandu memanfaatkan berbagai media komunikasi guna meningkatkan kesadaran akan pencegahan stunting. Juga ibu hamil dan Masyarakat sebaiknya aktif berpartisipasi dalam kegiatan posyandu dan mendukung program pencegahan stunting. Penelitian ini diharapkan menjadi rekomendasi bagi penelitian selanjutnya yang dapat membandingkan efektivitas berbagai metode fasilitasi kader posyandu dalam pembelajaran pencegahan stunting.