Disertasi
Nandon dalam perspektif petani kopi (studi fenomenologi transendental manajemen keuangan) / Ismayantika Dyah Puspasari
Abstrak
Tujuan dari studi ini adalah menguak aspek-aspek yang mendasari dan menjadi alasan dilakukannya nandon kopi oleh petani kopi. Selain itu tujuan lainnya adalah menggali lebih dalam apakah dilakukannya nandon kopi terefleksi dalam salah satu bentuk keputusan manajemen keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif ekstensi fenomenologi transendental dengan partisipan dari petani kopi di Sendang Tulungagung Laharpang Puncu dan Resapombo Blitar. Seleksi informan dilakukan secara purposive dengan kriteria 5R. Analisis data dilakukan melalui lima tahapan fenomenologi (1) noema analisis tekstural atas pengalaman (2) epoche pemisahan unsur subjektif (3) noesis pemaknaan mendalam (4) intentional analysis pemahaman bagaimana noesis membentuk noema dan (5) eidetic reduction penyimpulan ide yang melandasi kesadaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nandon kopi oleh petani tidak semata-mata sebagai strategi penyimpanan dalam manajemen keuangan tetapi lebih sebagai refleksi dari nilai-nilai budaya dan kesadaran individu dalam mengelola kekayaan. Nandon diinterpretasikan sebagai persediaan bagi petani yang mengolah kopi dari biji ke bubuk untuk dijual langsung kepada konsumen serta sebagai investasi dalam kerangka teori portofolio manajemen keuangan. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana kearifan lokal seperti nandon kopi dapat diintegrasikan ke dalam teori manajemen keuangan. Temuan ini menantang perspektif tradisional tentang penyimpanan persediaan dan investasi mengusulkan model manajemen keuangan yang lebih inklusif terhadap faktor kultural dan individu. Implikasi teoritis ini dapat membantu dalam merumuskan strategi pengelolaan keuangan yang lebih holistik untuk komunitas petani kopi serta memperkaya literatur manajemen keuangan dengan perspektif fenomenologis.