Skripsi
Adaptasi masyarakat terhadap banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo studi kasus: sempadan sungai Desa Kanorejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban / Afifa Aulia Rahma
Abstrak
Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo menyebabkan beberapa Kabupaten di Jawa Timur rawan akan banjir diantaranya terdapat salah satu desa yang menjadi titik utama yang rawan akan banjir yaitu Desa Kanorejo di Kabupaten Tuban. Masyarakat Desa Kanorejo harus siap menghadapi banjir melalui adaptasi demi bertahan hidup dan mempertahankan tempat tinggalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adaptasi masyarakat dan kearifan lokal dalam menghadapi banjir. Teknik pengumpulan data berupa observasi wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan adaptasi yang dilakukan masyarakat secara perilaku aktual yaitu diskusi. Secara strategi yaitu penyebarluasan informasi gotong royong untuk menyelamatkan harta benda mengganti jenis tanaman memberi terpal penghadang banjir pada sawah meninggikan pondasi rumah meninggikan tempat tidur dan gotong royong untuk membersihkan sampah dan lumpur. Secara proses yaitu banjir yang masuk rumah lebih sedikit daripada banjir sebelumnya. Kearifan lokal yang aktif yaitu Bersih Desa atau Sedekah Bumi.