Skripsi
Kajian bentuk dan makna pada nama jajanan pasar / Daniella Putri Pramesti
Abstrak
Jajanan pasar merupakan kuliner yang diminati oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan usia serta digunakan untuk hidangan tamu baik acara kecil maupun acara besar seperti perayaan selamatan dan ritual. Nama-nama pada jajanan pasar memiliki proses penamaan dan makna yang dapat dikaji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan berjenis penelitian lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai bentuk penamaan jajanan pasar dan makna budaya jajanan pasar dalam tradisi di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Masyarakat Desa Toyomarto mempunyai bermacam-macam tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Masyarakat Desa Toyomarto juga masih memegang teguh tradisi adat istiadat dan penghormatan kepada leluhur. Data dalam penelitian ini berupa nama-nama jajanan pasar dan wujud jajanan pasar. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Toyomarto dan informan. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi (1) observasi (2) simak dan (3) wawancara. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah pedoman pertanyaan dan pedoman dokumentasi. Prosedur analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara bertahap meliputi (1) inventarisasi data (2) klasifikasi dan kategorisasi data (3) penyajian data (4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini didapatkan sebanyak 53 data nama-nama jajanan pasar. Pertama penamaan jajanan pasar yang digunakan dalam tradisi kebudayaan di Desa Toyomarto terbentuk berdasarkan (1) peniruan bunyi (2) penyebutan sifat khas berdasarkan ciri fisik dan penyebutan sifat khas berdasarkan karakter (3) penyebutan bahan (4) penyebutan keserupaan serta (5) penyebutan pemendekan. Berdasarkan hasil telaah terdapat temuan baru berupa bentuk penamaan dengan penyebutan sifat khas berdasarkan peruntukannya. Kedua ditemukan makna budaya pada nama jajanan pasar di Desa Toyomarto yaitu (1) makna budaya hubungan manusia dengan Tuhan (2) makna budaya hubungan manusia dengan masyarakat (3) makna budaya hubungan manusia dengan orang lain (4) makna budaya hubungan manusia dengan diri sendiri dan (5) makna budaya hubungan manusia dengan peradaban.