UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Potensi prasasti sebagai sumber sejarah masa hindu-buddha dalam pembelajaran sejarah kebencanaan pada kelas x SMA / Anisa Musyaroful Ikhrom

Ikhrom, Anisa Musyaroful - Nama Orang;

Abstrak
Indonesia terletak pada wilayah daerah rawan bencana. Perlunya pembelajaran sejarah kebencanaan untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana. Pembelajaran dengan menggunakan prasasti sebagai sumber diperlukan karena mencatat berbagai peristiwa mengenai bencana dan mitigasinya. Kajian ini mendeskripsikan potensi prasasti sebagai sumber sejarah masa Hindu-Buddha dalam pembelajaran sejarah kebencanaan pada kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dimana menekankan pada analisis fenomena sejarah dilihat dari data deskriptif. Realitas di lapangan berawal dari wilayah Indonesia yang rawan akan bencana. Penelitian mengambil informasi mengenai analisis dan interpretasi prasasti yang membahas terkait bencana yang pernah terjadi pada masa Indonesia Kuno. Sumber data yang digunakan penulis adalah data temuan ditemukan di sekitar wilayah penemuan prasasti. Sumber primer yang digunakan yaitu Prasasti Harinjing Rukam Warungahan serta Katiden I dan II diperoleh dari dokumentasi yang berasal dari museum buku ataupun laporan arkeologi. Hasil dari penelitian ini yaitu catatan terkait sejarah kebencanaan sendiri terdiri dari bencana gunung meletus banjir kebakaran hutan dan gempa bumi. Penulisan bencana di dalam prasasti dituliskan secara implisit dan eksplisit dimana ada yang membahas terkait mitigasi atau kesiapsiagaan bencana bahkan ada yang dituliskan telah terjadi suatu bencana yang menyebabkan prasasti sebelumnya hilang. Prasasti juga menyebutkan terkait mitigasi dalam upayanya menjaga kelestarian lingkungan. Adapun prasasti yang menyebutkan tentang bencana yaitu Prasasti Harinjing (banjir) Rukam (gunung meletus) Warungahan (gempa bumi) serta Katiden I dan II (kebakaran hutan). Pembelajaran sejarah kebencanaan dapat dilakukan dengan menggunakan aspek konten dan konteks. Tujuan matapelajaran sejarah poin ke 6 berbunyi menumbuhkembangkan nilai-nilai moral kemanusiaan dan lingkungan hidup menjadi dasar pengembangan konteks sejarah lingkungan dalam pembelajaran. Adanya masalah terkait bencana dan hal tersebut sesuai dengan kebutuhan tujuan pembelajaran sejarah maka prasasti masuk dalam potensi sebagai sumber sejarah yang masuk pada pembelajaran kelas X SMA karena materi terkait Hindu-Buddha.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Sejarah, 2024.
Deskripsi Fisik
x, 57 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
2833/RS/24
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek
1. SEJARAH INDONESIA (HINDU-BUDDHA) - BAHAN AJAR - PRASASTI
2. SEJARAH INDONESIA (HINDU-BUDDHA) - BENCANA
3. INDONESIAN HISTORY (HINDU-BUDDHA) - TEACHING MATERIALS - INSCRIPTIONS

Pembimbing
1. Deny Yudo Wahyudi, S.Pd, M.Hum
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik