Skripsi
Pengembangan modul static structural berbasis experiential learning menggunakan finite element method pada mata kuliah bahan teknik di universitas negeri malang / Muhammad Nabil Ilyasa
Abstrak
Permasalahan di kelas mata kuliah Bahan Teknik Departemen Teknik Mesin dan Industri Universitas Negeri Malang didapatkan bahwa mahasiswa masih banyak yang menganggap mata kuliah Bahan Teknik merupakan materi yang sulit dipahami dikarenakan masih minimnya bahan ajar yang berbasis experiential learning terkait mekanika struktur. Dengan permasalahan tersebut penelitian ini berfokus pada melakukan pengembangan modul ldquo Static Structural rdquo untuk melakukan studi simulasi komputasi pada mata kuliah Bahan Teknik menggunakan finite element method dengan software Ansys. Tujuan penelitian ini 1) mengembangkan modul Static Structrual dengan pendekatan experiential learning menggunakan finite element method yang sesuai kebutuhan mata kuliah Bahan Teknik 2) melakukan uji validasi modul Static Structural berdasarkan aspek materi bahasa dan desain dalam penerapan pembelajaran CPMK Bahan Teknik konsep dasar tegangan regangan torsi bending moment dan shear stress 3) melakukan ujicoba kelompok kecil dari pengembangan modul Static Structural pada mata kuliah Bahan Teknik dengan CPMK konsep dasar tegangan regangan torsi bending moment dan shear stress untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap kemenarikan berdasarkan aspek materi tampilan dan manfaat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian R amp D (research and development) yang mengacu pada model pengembangan 4D pendefinisian (define) perancangan (design) pengembangan (develop) dan diseminasi (disseminate). Teknik analisis data yang digunakan termasuk dalam statistik deskriptif dimana data yang telah dihitung dilakukan analisa. Setelah dilakukan validasi ke ahli aspek materi bahasa dan desain pengumpulan data kualitatif dilakukan kemudian diolah menjadi data kuantitaif yang tersusun di rekapitulasi validasi. Hasil penelitian ini berupa 1) pengembangan modul Static Structrual dengan pendekatan experiential learning menggunakan finite element method yang sesuai kebutuhan mata kuliah Bahan Teknik 2) hasil validasi kelayakan modul mendapatkan skor rata-rata dan persentase ketiga aspek (materi bahasa dan desain) dengan nilai 3 212 dan 80.321% dari penilaian validator ahli sehingga didapatkan kategori layak dan dapat digunakan sebagai media pengajaran dalam mata kuliah Bahan Teknik 3) Hasil uji coba kelompok kecil mendapatkan respon tanggapan berdasarkan tiga aspek (materi tampilan dan manfaat) dengan nilai skor rata-rata 3.495 dan persentase 87.368% sehingga didapatkan kategori sangat menarik sebagai media pengajaran dalam mata kuliah Bahan Teknik.