Skripsi
Komunitas seni \"satusama\" dalam menarik minat masyarakat pada kesenirupaan di banyuwangi / Auliandika Lazuardy
Abstrak
Banyaknya seniman yang hanya mementingkan seni komersial di pasar Bali mengkesampingkan edukasi seni dan seni secara konseptual topik penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam keunikan gagasan yang digunakan terkait komunitas ldquo SATUSAMA rdquo mengenai edukasi kepada remaja tentang seni konseptual Eropa yang menjadi rujukan komunitas ini. Tujuan penelitian ini ingin menggali secara lebih mendalam dari sisi sejarah terbentuknya aktivitas kegiatanya sampai dengan upaya untuk menarik minat kesenirupaan di Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif pendekatan deskriptif naratif untuk mengupulkan data yang penulis butuhkan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan pola interaktif yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman. Data dipaparkan dengan kata dan kalimat hasil observasi dan wawancara serta dokumentasi dalam pengambilan datanya. Dalam proses berdirinya komunitas ldquo SATUSAMA rdquo banyak problem yang datang dengan gagasan yang dicetuskan pengurangan anggota hingga aktivitas yang dilakukannya aktivitas kegiatan yang diselengarakan telah memenuhi target dari tujuan awal komunitas ini dibentuk Upaya yang dilakukan dari komunitas sesuai dengan program kerjanya setiap tahun mengedukasi kepada remaja secara edukasi diluar kelas mengenai kesenirupaan konseptual melalui aktivitas berkeseniannya. Menggelar aktivitas pameran dan bekerja sama dengan pejabat guru dan dosen untuk memberikan edukasi kepada remaja. Antusiasme pelajar menyambut gebrakan seni sangat besar berkat adanya komunitas ldquo SATUSAMA rdquo