Tugas Akhir
Perbandingan akurasi pengukuran sensor suhu dht22 dan ds18b20 pada prototipe mesin penetas telur ayam / Nabilla Hesdi Nurdin
Abstrak
Suhu adalah faktor penting yang menentukan kenyamanan bagi makhluk hidup sehingga pemantauan suhu yang akurat menjadi sangat penting di berbagai industri seperti peternakan. Salah satu pengaplikasian sensor suhu adalah dalam mesin penetas telur di industri peternakan yang memerlukan pengukuran suhu yang akurat dan konsisten untuk memastikan kondisi yang ideal bagi perkembangan embrio dalam telur. Maka dari itu dibutuhkan sistem monitoring dan mengontrol mesin penetas telur ayam untuk memberikan pengukuran yang akurat dan konsisten serta memastikan kondisi lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan embrio yang berkembang di dalam telur. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keakuratan dua jenis sensor suhu DHT22 dan DS18B20 pada prototipe mesin penetas telur ayam dengan diintegrasikan oleh Blynk IoT. Penelitian ini menggunakan metode komparatif kuantitatif. Penelitian yang bermaksud membandingkan kedua sensor suhu digital. Membandingkan nilai satu atau lebih variabel pada dua sampel atau waktu yang berbeda dengan dimulai dari alur penelitian yang tersturktur. Alur penelitian ini dibagi menjadi 5 tahap yaitu studi literatur perancangan perangkat keras perancangan perangkat lunak pengujian dan kesimpulan. Berdasarkan pengujian menunjukkan bahwa sensor suhu DHT22 memiliki galat relatif rata-rata sebesar 0.61% yang menjadikan sensor DHT22 lebih akurat pada mesin penetas telur ayam dibandingkan dengan sensor suhu DS18B20 yang memiliki galat relatif rata-rata sebesar 1.71%. Keakuratan DHT22 yang lebih tinggi memastikan kondisi suhu yang lebih stabil dan sesuai untuk keberhasilan proses penetas telur ayam. Oleh karena itu sensor suhu DHT22 direkomendasikan sebagai pilihan utama untuk penggunaan pada prototipe mesin penetas telur ayam.