Tesis
Pengembangan bahan ajar e-lkpd sejarah (leker sira) materi tradisi nganggung di Desa Kemuja Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka untuk meningkatkan hasil belajar dan nilai karakter religius dalam pembelajaran sejarah Kelas X IPS SMA Negeri 1 Pemali / Sulistia
Abstrak
Pada proses pembelajaran di sekolah tentunya guru peserta didik dan bahan ajar serta lingkungan menjadi suatu hal yang sangat kompleks. Guru dapat berperan dalam upaya untuk meningkatkan pembelajaran dengan cara guru mampu membuat pembelajaran yang inovatif sehingga bisa mendorong peserta didik belajar maksimal. Peran guru semakin berat oleh karenanya peserta didik yang masih sangat bergantung kepada guru menyebabkan pembelajaran belum efektif dari ketergantungan peserta didik tersebut maka solusinya dapat menggunakan bahan ajar yang dapat membantu guru agar peserta didik dapat belajar secara mandiri. Observasi yang dilakukan peneliti mengenai mata pelajaran sejarah Indonesia di SMAN 1 Pemali menemukan beberapa fakta yaitu 1) penggunaan bahan ajar hanya menggunakan buku paket 2) keterbatasan materi sejarah lokal 3) hasil belajar di kelas cukup rendah serta 4) nilai karakter religius yang kurang. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya sebuah kreativitas dan inovasi dari guru sejarah untuk membuat bahan ajar dengan materi sejarah lokal. Bahan ajar yang sangat mudah dipergunakan dalam proses pembelajaran sejarah adalah LKPD dalam format digital yang bernama LEKER SIRA (Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik Sejarah). Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan bahan ajar E-LKPD yang diberi nama LEKER SIRA dengan konten sejarah lokal untuk kelas X matapelajaran sejarah Indonesia. Tujuan selanjutnya adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan nilai karakter religius dalam pembelajaran sejarah kelas X IPS SMAN 1 Pemali. Penelitian ini menggunakan model penelitian ADDIE yang terdiri atas (1) analisis (analyze) (2) desain (design) (3) pengembangan (development) (4) implementasi (implement) dan (5) evaluasi (evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa (1) kuisioner (2) observasi (3) wawancara dan (4) dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan beberapa temuan. Pertama pada tahap validasi ahli yaitu validasi ahli materi mendapatkan skor persentase sebesar 97 5% dan validasi ahli bahan ajar mendapatkan skor presentase 85%. Berdasarkan presentase tersebut maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar LEKER SIRA sangat valid untuk lanjut ke tahap uji coba di sekolah. Pada uji coba kelompok kecil mendapatkan skor persentase 86 9%. Pada uji coba kelompok besar menggunakan angket mendapatkan skor persentase 89%. Berdasarkan presentase tersebut maka dapat disimpulkan bahwa LEKER SIRA sangat layak untuk digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran sejarah Indonesia. Adapun terkait dengan uji validitas produk di sekolah didapatkan hasil penelitian terdapat kenaikan hasil belajar dari rata-rata yang sebelumnya 51 8 menjadi 89 9. Hal ini menunjukkan bahwa semua peserta didik mengalami ketuntasan. Berdasarkan hasil angket nilai karakter religius memperoleh persentase sebesar 81 8%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa produk LEKER SIRA dapat dikategorikan valid sebagai bahan ajar sejarah untuk mempelajari materi Tradisi Nganggung.