Skripsi
Analisis performa biolubricant minyak sawit dengan aditif hybrid nanomaterial cuo/mwcnt sebagai coolant pada proses pemesinan cnc / Muhammad Zaky Ardiansyah
Abstrak
Seiring dengan meningkatnya pembangunan dan pertumbuhan penduduk mendorong peningkatan pembangunan pada sektor industri untuk mendukung pemenuhan kebutuhan manusia. Permesinan tidak bisa lepas dari adanya kontak antara elemen satu dengan lainya kontak tersebut mengakibatkan keausan. Lubricant digunakan untuk mengurangi gesekan dan keausan pada elemen mesin seperti pada machining dengan memberikan lubricant mencegah kontak langsung antara bagian-bagian dalam elemen mesin tersebut. Biolubricants telah mendapatkan lebih banyak perhatian sebagai cairan industri dalam tiga dekade terakhir. Minyak sawit memiliki nilai viskositas yang lebih tinggi dan sifat pelumasan yang baik terutama di daerah boundary lubrication jika dibandingkan dengan minyak bumi. Perkembangan nanoteknologi telah membuat terobosan baru dalam evolusi teknologi Nanolubricant telah dilakukan dalam beberapa penelitian. Faktanya menambahkan sejumlah kecil nanomaterial ke pelumas memiliki efek yang menguntungkan pada pengurangan gesekan dan keausan. Penelitian ini menggunakan nanopartikel CuO MWCNT dan hybrid CuO/MWCNT sebesar 0.15% kemudian pelumas nano pada penelitian disentesis dengan menggunakan minyak kelapa sawit. Tahapan dalam penelitian ini dimulai dengan melakukan karakterisasi SEM XRD dan FTIR terhadap nanopartikel CuO dan MWCNT. Sintesis untuk pelumas nano dilakukan dengan proses stirring selama 20 menit dengan kecepatan yang digunakan 1250 rpm. Pengujian stabilitas nanolubricant dilakukan dengan menggunakan metode sedimentasi dan pengujian sifat termofisik yang meliputi massa jenis viskositas dinamik dan konduktivitas termal dilakukan agar dapat mengetahui pengaruh penggunaan nanopartikel terhadap minyak kelapa sawit. Berdasarkan dengan hasil pengujian didapatkan bahwa nanolubricant memiliki suspensi yang stabil dalam kurun 8 hari dan sifat termofisik nanolubricant meningkat hingga 933 71 kg/m3 pada nilai massa jenis dengan CuO dan 43 45 Mpa.s pada nilai viskositas dinamik dengan MWCNT dan 0 165 W/m.K pada nilai konduktivitas termal dengan MWCNT sedangkan untuk pengujian keausan didapatkan nilai terkecil hingga 0.059 mm untuk nanolubricant MWCNT pada pengujian kekasaran permukaan didapatkan rata-rata kekasaran terkecil sebesar 1.27 micro m pada nanolubricant MWCNT pada morfologi dan warna wear debris didapatkan hasil yang paling bagus dan halus pada nanolubricant MWCNT dibandingkan dengan jenis lubricant lainnya.